Editor: Devona R
Sejumlah destinasi wilayah di Indonesia. (Foto kolase: Indonesia Tourism)
GEBRAK.ID; JAKARTA – Bali memang masih menjadi magnet utama pariwisata Indonesia. Namun, tren wisata 2026 menunjukkan wisatawan mancanegara kini semakin banyak menjelajahi destinasi lain di berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bandung, hingga kawasan pegunungan eksotis di Jawa Timur.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI mengungkap sejumlah kota dan wilayah yang menjadi favorit wisatawan asing, terutama dari kawasan Asia seperti Malaysia, Singapura, Tiongkok (China), dan Korea Selatan. Meningkatnya minat tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata nasional yang terus menunjukkan pemulihan dan pertumbuhan.
1. Bali Tetap Jadi Primadona Wisata Indonesia
Meski destinasi baru terus bermunculan, Bali masih menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara. Pulau Dewata menawarkan kombinasi wisata alam, budaya, kuliner, hingga belanja yang sulit ditemukan di negara lain.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan wisatawan asing memilih Indonesia karena dinilai nyaman dan memiliki banyak pilihan aktivitas wisata.
“Mereka tidak datang ke negara lain, tapi ke Indonesia, karena nyaman. Sudah bisa banyak belanja oleh-oleh untuk keluarga dan lain sebagainya,” kata Made di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
2. Jakarta dan Bandung Jadi Surga Belanja Wisatawan Malaysia
Menurut Kemenpar, wisatawan asal Malaysia termasuk yang paling aktif berkunjung ke Indonesia. Selain Bali, mereka juga banyak menghabiskan waktu di Jakarta dan Bandung untuk berbelanja produk fesyen, kuliner, hingga oleh-oleh khas Indonesia.
Kemudahan akses penerbangan serta kedekatan budaya menjadi faktor yang membuat kedua kota tersebut terus menjadi favorit wisatawan Negeri Jiran.
3. Bromo dan Ijen Memikat Wisatawan Tiongkok dan Singapura
Tren menarik terjadi pada wisatawan asal Tiongkok dan Singapura yang mulai memburu destinasi alam dengan panorama unik. Gunung Bromo dan Kawah Ijen di Jawa Timur menjadi dua lokasi yang paling banyak dicari.
Menurut Made, lanskap pegunungan tropis yang dimiliki Indonesia menjadi daya tarik tersendiri karena sulit ditemukan di negara asal mereka.
“Karena mereka tidak punya gunung yang seperti kita yang tropik. Jadi itu juga menambah nilai pariwisata kita. Makanya Bromo dan Ijen jadi terkenal untuk segmen di Tiongkok,” ujar Made.
Selain menikmati matahari terbit di Bromo, wisatawan juga tertarik menyaksikan fenomena api biru atau blue fire di Kawah Ijen yang dikenal mendunia.
4. Batam dan Bintan Masih Jadi Pilihan Wisata Singkat
Kedekatan geografis membuat Batam dan Bintan tetap menjadi tujuan favorit wisatawan dari Singapura dan Malaysia. Kedua wilayah ini menawarkan wisata pantai, resort, lapangan golf, hingga pusat perbelanjaan yang mudah dijangkau dalam waktu singkat.
5. Manado Mulai Naik Daun Berkat Penerbangan Langsung
Kemenpar juga mencatat peningkatan minat wisatawan Tiongkok ke Manado setelah dibukanya rute penerbangan langsung Manado–Guangzhou.
Destinasi di Sulawesi Utara itu dikenal memiliki keindahan bawah laut kelas dunia, termasuk kawasan Taman Nasional Bunaken yang menjadi salah satu lokasi menyelam terbaik di Indonesia.
6. Labuan Bajo, Lombok, dan Gili Kian Populer
Dalam beberapa tahun terakhir, wisatawan asing mulai melirik destinasi alternatif selain Bali. Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Lombok, dan kawasan Gili terus mengalami peningkatan popularitas.
Keindahan pantai, aktivitas wisata bahari, serta pengalaman yang lebih tenang dibanding destinasi utama menjadi alasan kawasan tersebut semakin diminati wisatawan internasional.
Wisatawan Asia Jadi Penopang Pertumbuhan Pariwisata
Kemenpar mencatat kunjungan wisatawan dari Asia Tenggara, Asia lainnya, Oseania, dan Afrika mengalami peningkatan pada awal 2026. Sebaliknya, jumlah wisatawan dari kawasan Timur Tengah dan Eropa mengalami penurunan.
Untuk menjaga tren positif tersebut, pemerintah terus memperkuat promosi melalui agen perjalanan internasional serta kampanye digital di berbagai platform media sosial guna menjangkau pasar yang lebih luas.
Diversifikasi destinasi ini menunjukkan bahwa daya tarik pariwisata Indonesia tidak lagi bertumpu pada Bali semata. Dari pusat belanja modern hingga pegunungan tropis dan surga bawah laut, Indonesia semakin menawarkan pengalaman wisata yang lengkap bagi wisatawan dunia.
(Sumber: Kemenpar RI)