![]() |
| Pelatih Timnas Prancis di Piala Dunia 2026, Didier Deschamps. (Foto: Fff.fr) |
GEBRAK.ID – Timnas Prancis dipastikan tampil tanpa kehadiran pelatih kepala Didier Deschamps pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 melawan Norwegia. Juru taktik Les Bleus itu harus kembali ke Prancis setelah menerima kabar duka atas meninggalnya sang ibunda.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi Deschamps tidak akan memimpin sesi latihan maupun mendampingi tim saat menghadapi Norwegia pada pertandingan yang berlangsung Jumat waktu setempat.
Dalam pernyataan resminya, FFF menyebut Deschamps menerima kabar wafatnya sang ibu pada Selasa pagi. Setelah berkoordinasi dengan federasi, pelatih berusia 57 tahun itu memutuskan pulang ke kampung halamannya untuk menghadiri prosesi pemakaman.
"Didier Deschamps tidak dapat memimpin sesi latihan maupun mendampingi tim pada pertandingan terakhir fase grup karena kembali ke Prancis untuk menghadiri pemakaman ibundanya," demikian keterangan resmi Federasi Sepak Bola Prancis, Rabu (24/6/2026).
Selama Deschamps meninggalkan pemusatan latihan, tanggung jawab memimpin skuad sementara akan diambil alih oleh asisten pelatih Guy Stephan. Penunjukan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara Deschamps dan Presiden FFF Philippe Diallo yang saat ini berada bersama tim nasional di lokasi turnamen.
Guy Stephan bukan sosok asing bagi skuad Les Bleus. Ia telah menjadi tangan kanan Deschamps selama bertahun-tahun dan berperan penting dalam berbagai pencapaian Prancis, termasuk saat menjuarai Piala Dunia 2018 dan mencapai final Piala Dunia 2022.
Meski kehilangan sosok pelatih utama di pinggir lapangan, posisi Prancis di Grup I sejatinya sudah aman. Les Bleus telah memastikan tiket ke babak 32 besar setelah meraih dua kemenangan beruntun pada laga sebelumnya.
Prancis mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Senegal sebelum kembali meraih hasil positif saat mengalahkan Irak dengan skor 3-0. Enam poin yang telah dikumpulkan memastikan mereka lolos ke fase gugur.
Meski demikian, duel melawan Norwegia tetap memiliki arti penting. Selain menjadi laga penutup fase grup, pertandingan tersebut akan menentukan status Prancis sebagai juara Grup I.
Finis di posisi puncak dinilai dapat memberikan keuntungan karena berpotensi menghadapi lawan yang lebih ringan pada babak 32 besar, tergantung hasil dari grup lain.
Absennya Deschamps tentu menjadi ujian tersendiri bagi Les Bleus. Namun dengan pengalaman Guy Stephan yang telah lama menjadi bagian dari staf kepelatihan, stabilitas tim diharapkan tetap terjaga hingga sang pelatih kepala kembali mendampingi skuad pada fase gugur.
Di tengah persaingan ketat menuju gelar juara dunia, kabar duka yang menimpa Didier Deschamps menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap sepak bola, para pelaku olahraga juga menghadapi ujian dalam kehidupan pribadi. Dukungan pun mengalir kepada pelatih yang telah membawa Prancis meraih berbagai prestasi di level internasional tersebut.
(Sumber: FFF)
