Modifikasi Layanan Transjakarta 7 Juni 2026: Rute Blok M–Kota Dialihkan, Ini Daftar Halte yang Tetap Beroperasi

PT Transjakarta melakukan modifikasi layanan pada Minggu, 7 Juni 2026, untuk mendukung pelaksanaan Yellow Run 2026 yang berlangsung di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin ( Foto: Gebrak. id) 

Editor: Devona R

GEBRAK.ID; JAKARTA– PT Transjakarta melakukan modifikasi layanan pada Minggu, 7 Juni 2026, untuk mendukung pelaksanaan Yellow Run 2026 yang berlangsung di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin. Penyesuaian ini dilakukan seiring penerapan rekayasa lalu lintas oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. 

Modifikasi layanan hanya berlaku pada pagi hari, yakni pukul 05.00–07.00 WIB, dan berfokus pada Koridor 1 rute Blok M–Kota. Selama periode tersebut, bus akan menggunakan jalur alternatif melalui Koridor 9 dan Koridor 13 agar operasional tetap berjalan. 

Rute yang Dialihkan

Selama modifikasi berlangsung, armada Transjakarta rute Blok M–Kota akan melayani sejumlah halte berikut untuk kedua arah perjalanan:

•Halte Petojo

•Halte Tarakan

•Halte Tomang Raya

•Halte Kota Bambu

•Halte Tegal Parang

Selain itu, layanan juga tetap melayani:

•Halte Pancoran arah Pinang Ranti

•Halte Tegal Mampang

•Halte Rawa Barat

•Halte Pasar Santa. 

Halte yang Tidak Melayani Naik-Turun Penumpang

Selama pengalihan rute, pelanggan tidak dapat melakukan aktivitas naik maupun turun penumpang di sejumlah halte pada Koridor 1, yaitu mulai dari:

Halte Kebon Sirih hingga Halte Bundaran Senayan. 

Rekayasa Lalu Lintas Yellow Run 2026

Penyesuaian layanan Transjakarta dilakukan karena adanya penyelenggaraan Yellow Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30–08.00 WIB. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi lintasan peserta lomba lari guna menjaga kelancaran acara dan mobilitas masyarakat. 

Imbauan bagi Penumpang

Transjakarta mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu keberangkatan dan memeriksa informasi halte serta rute melalui aplikasi resmi sebelum bepergian. Dengan demikian, pengguna dapat memilih jalur alternatif yang tetap beroperasi selama modifikasi layanan berlangsung. 

( berbagai sumber)