Fase Grup Piala Dunia 2026 Banjir Rekor! Messi dan Ronaldo Ukir Sejarah, Afrika Mengejutkan

Fase grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan sederet catatan bersejarah yang belum pernah terjadi pada edisi-edisi sebelumnya. (Foto: Anadolu)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA – Fase grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan sederet catatan bersejarah yang belum pernah terjadi pada edisi-edisi sebelumnya. Turnamen pertama yang diikuti 48 negara ini menghadirkan banyak kejutan, mulai dari dominasi wakil Afrika, banjir gol sepanjang fase grup, hingga rekor baru yang kembali ditorehkan dua megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Sebanyak 32 tim berhasil memastikan langkah ke babak 32 besar. Komposisinya terdiri dari 13 wakil Eropa (UEFA), sembilan tim Afrika (CAF), lima negara Amerika Selatan (CONMEBOL), tiga wakil Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf), serta dua tim Asia (AFC).

Keberhasilan tersebut sekaligus menandai berakhirnya fase grup paling produktif dalam sejarah Piala Dunia.

Afrika Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia

Salah satu sorotan terbesar datang dari benua Afrika. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Piala Dunia, lima negara Afrika sukses lolos ke fase gugur dalam satu edisi turnamen.

Kelima negara tersebut adalah Maroko, Afrika Selatan, Pantai Gading, Mesir, dan Cape Verde.

Catatan ini memecahkan rekor sebelumnya yang hanya mampu mengirim dua wakil ke babak gugur, yakni Aljazair dan Nigeria pada Piala Dunia 2014 serta Maroko dan Senegal pada edisi 2022.

Tak hanya itu, sejumlah negara juga mencatat sejarah baru dengan melangkah ke fase gugur untuk pertama kalinya, yakni Bosnia dan Herzegovina, Kanada, Cape Verde, Republik Demokratik Kongo, Pantai Gading, Mesir, serta Afrika Selatan.

Cape Verde menjadi salah satu kisah paling inspiratif. Negara kepulauan dengan populasi sekitar 500 ribu jiwa itu mampu lolos tanpa sekalipun menelan kekalahan di fase grup. Kevin Pina pun mengukir sejarah sebagai pencetak gol pertama Cape Verde di ajang Piala Dunia saat menghadapi Uruguay.

Fase Grup Paling Subur Sepanjang Sejarah

Piala Dunia 2026 juga menghadirkan pesta gol yang luar biasa. Total 215 gol tercipta selama fase grup atau rata-rata tiga gol di setiap pertandingan.

Jumlah tersebut menjadi rekor baru sepanjang sejarah Piala Dunia dan bahkan telah melampaui total gol sepanjang Piala Dunia Qatar 2022 yang hanya menghasilkan 172 gol hingga turnamen berakhir.

Prancis, Jerman, dan Belanda menjadi tiga tim paling produktif dengan masing-masing mencetak 10 gol selama fase grup. Di sisi lain, Panama menjadi satu-satunya peserta yang gagal mencetak satu gol pun.

Sementara itu, Kanada juga membuat sejarah tersendiri setelah membantai Qatar 6-0. Kemenangan tersebut menjadi kali pertama negara dari zona Concacaf mampu mencetak lebih dari empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Messi dan Ronaldo Terus Menulis Sejarah

Lionel Messi kembali memperpanjang daftar rekor pribadinya di panggung Piala Dunia.

Kapten Argentina itu menjadi pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol pada tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Tak hanya itu, koleksi gol Messi kini mencapai 19 gol di ajang Piala Dunia, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah karena Argentina masih melanjutkan perjuangannya di babak gugur.

Messi juga mencatat rekor lain saat mencetak hattrick ke gawang Aljazair. Pada usia 38 tahun 357 hari, ia resmi menjadi pencetak hattrick tertua dalam sejarah Piala Dunia, melewati rekor yang sebelumnya dipegang Cristiano Ronaldo.

Di sisi lain, Cristiano Ronaldo juga tidak kalah impresif. Ia tercatat selalu mencetak gol dalam enam Piala Dunia yang diikutinya. Kapten Portugal itu juga resmi menjadi pencetak gol terbanyak negaranya sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 10 gol, melampaui rekor legenda Portugal, Eusébio, yang sebelumnya mengemas sembilan gol.

Sementara itu, Harry Kane juga mengukir sejarah bersama Inggris. Striker tersebut kini menjadi pencetak gol terbanyak The Three Lions di Piala Dunia dengan koleksi 11 gol, melewati rekor Gary Lineker yang mengoleksi 10 gol.

Deretan Rekor Menarik Lainnya

Selain catatan individu para bintang dunia, fase grup Piala Dunia 2026 juga menghadirkan sejumlah rekor unik lainnya.

Jepang mencatat kemenangan telak 4-0 atas Tunisia pada laga ke-1.000 sepanjang sejarah Piala Dunia. Hasil itu sekaligus menjadi kemenangan dengan selisih gol terbesar yang pernah diraih negara Asia di turnamen tersebut.

Senegal juga mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mampu mencetak lima gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Amerika Serikat akhirnya mampu membukukan empat gol dalam satu laga Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Paraguay 4-1.

Dari sisi individu, Ismael Saibari menjadi pemain Afrika pertama yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Sementara di sektor pelatih, Dick Advocaat yang menangani Curaçao resmi menjadi pelatih tertua yang tampil di Piala Dunia pada usia 78 tahun 271 hari.

Adapun Hugo Broos mengukir rekor sebagai pelatih tertua yang berhasil memenangkan pertandingan Piala Dunia pada usia 74 tahun 75 hari bersama Afrika Selatan.

Berikut statistik menarik fase grup Piala Dunia 2026:

* Tim lolos ke babak gugur: 32
* Total gol: 215
* Rata-rata gol per pertandingan: 3,0
* Total tembakan: 1.774
* Umpan sukses: 68.162
* Kartu kuning: 180
* Kartu merah: 10
* Rata-rata pergantian pemain: 4,77 per tim

Dengan dimulainya babak 32 besar, peluang terciptanya rekor-rekor baru masih terbuka lebar. Para pemain bintang, tim unggulan, hingga negara-negara kejutan berpeluang kembali menorehkan sejarah dalam perjalanan menuju trofi Piala Dunia 2026.

(Sumber: FIFA)