Editor: Damar Pratama
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen. (Foto: WTA Tour)
GEBRAK.ID; JAKARTA – Langkah petenis putri Indonesia Janice Tjen harus terhenti lebih cepat di ajang Libema Open 2026. Tampil pada babak pertama turnamen WTA 250 yang berlangsung di 's-Hertogenbosch, Belanda, Janice gagal melewati hadangan petenis Belgia Greet Minnen, Selasa (9/6/2026).
Dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 47 menit, Janice menyerah dengan skor 6-7(7), 1-6. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjuangannya di nomor tunggal pada turnamen lapangan rumput tersebut.
Meski kalah dalam dua set langsung, Janice sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit pada set pembuka. Petenis berusia 24 tahun itu tampil cukup solid saat servis pertama berjalan efektif. Namun, konsistensi Greet Minnen yang berstatus mantan petenis 50 besar dunia menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Set pertama berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui tie-break. Janice sempat beberapa kali menekan lawannya, tetapi Minnen tampil lebih tenang pada poin-poin krusial dan berhasil mengamankan kemenangan set pertama.
Kehilangan set pembuka membuat momentum pertandingan beralih ke kubu Minnen. Petenis Belgia yang kini menempati peringkat 40 dunia itu tampil dominan pada set kedua. Akurasi servis pertama yang mencapai lebih dari 80 persen membuat Minnen leluasa mengendalikan permainan dan memaksa Janice kesulitan mengembangkan strategi.
Kekalahan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Janice yang tengah berupaya meningkatkan performa di musim lapangan rumput. Sebelumnya, petenis kelahiran Jakarta tersebut juga terhenti pada babak kedua Birmingham Open 2026. Meski demikian, ia tetap membawa modal positif setelah sukses meraih gelar juara sektor ganda pada turnamen WTA 125 itu bersama petenis Australia, Talia Gibson.
Perjuangan Janice di Libema Open 2026 belum sepenuhnya berakhir. Ia masih akan tampil di nomor ganda bersama rekan senegaranya, Aldila Sutjiadi. Pasangan unggulan kedua tersebut dijadwalkan menghadapi duet Isabelle Haverlag/Maia Lumsden pada babak pertama.
Laga itu menjadi kesempatan bagi Janice dan Aldila untuk menjaga asa Indonesia meraih prestasi di turnamen pemanasan menjelang rangkaian kompetisi lapangan rumput yang berpuncak pada Grand Slam Wimbledon 2026.
(Sumber WTA Tour)