Editor: Damar Pratama
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (Foto: Antara/PSSI)
GEBRAK.ID; JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta skuad Garuda tidak cepat puas setelah mencatat dua kemenangan beruntun pada agenda FIFA Match Day Juni 2026. Menurutnya, hasil positif tersebut harus menjadi fondasi untuk membangun konsistensi tim menghadapi agenda internasional berikutnya.
Indonesia menutup FIFA Match Day dengan kemenangan tipis 1-0 atas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026). Gol tunggal kemenangan dicetak Ole Romeny. Hasil itu melengkapi kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman yang diraih beberapa hari sebelumnya.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Herdman menilai dua kemenangan beruntun tersebut memiliki arti penting bagi perkembangan Timnas Indonesia. Ia menyatakan bahwa momentum positif seperti ini sudah cukup lama tidak dirasakan skuad Garuda.
“Untuk perkembangan tim, kami selalu berbicara tentang momentum. Dua kemenangan beruntun ini sangat penting,” ujar Herdman.
Pelatih asal Inggris itu mengingatkan bahwa terakhir kali Indonesia meraih dua kemenangan beruntun terjadi pada Maret 2024 saat masih ditangani Shin Tae-yong. Ketika itu, Indonesia sukses menumbangkan Vietnam dua kali dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menurut Herdman, pencapaian kali ini terasa lebih spesial karena diraih saat menghadapi dua tim yang memiliki peringkat FIFA lebih baik dibanding Indonesia. “Kami belum pernah melakukannya sejak 2024, apalagi melawan dua tim yang peringkatnya lebih tinggi dari kami. Sekarang kami memiliki momentum,” katanya.
Meski puas dengan hasil akhir, Herdman mengaku masih melihat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Salah satunya adalah efektivitas penyelesaian akhir. Saat menghadapi Mozambik, Indonesia tercatat melepaskan 15 tembakan, namun hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang.
Mantan pelatih Timnas Kanada itu juga mengapresiasi kemampuan anak asuhnya dalam menghadapi karakter permainan Mozambik yang mengandalkan transisi cepat. Menurut dia, pertandingan melawan tim-tim Afrika sering kali berlangsung terbuka dan sulit diprediksi.
“Saat menghadapi tim-tim Afrika, pertandingan biasanya berlangsung kacau. Jika Anda ikut terbawa ke dalam kekacauan itu, mereka akan menguasai permainan,” ujar Herdman.
Kini, fokus Herdman adalah menjaga performa tim agar tetap stabil hingga FIFA Match Day berikutnya pada September dan Oktober mendatang. Ia ingin kemenangan atas Oman dan Mozambik menjadi standar baru yang terus dipertahankan oleh Timnas Indonesia.
(Sumber: PSSI)