Jepang Bidik Puncak Grup F Saat Duel Vs Swedia, Hajime Moriyasu Minta Samurai Biru tak Cari Hasil Aman

Timnas Jepang di Piala Dunia 2026. (Foto ilustrasi: X)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Timnas Jepang menegaskan tidak akan bermain aman saat menghadapi Swedia pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru membidik kemenangan demi membuka peluang finis sebagai juara grup dan melangkah ke babak 32 besar dengan status yang lebih menguntungkan.

Pertandingan Jepang kontra Swedia dijadwalkan berlangsung pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB. Laga ini menjadi penentuan bagi kedua tim yang sama-sama masih memiliki kepentingan besar di klasemen sementara.

Saat ini Jepang menempati posisi kedua Grup F dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Tim asuhan Hajime Moriyasu hanya kalah produktivitas gol dari Belanda yang berada di puncak klasemen.

Belanda tercatat telah mencetak tujuh gol dan kebobolan tiga kali sehingga memiliki selisih gol +4. Jepang juga mengoleksi selisih gol +4 setelah mencetak enam gol dan kebobolan dua kali, namun kalah dalam jumlah gol yang dicetak.

Situasi tersebut membuat peluang Jepang menjadi juara grup masih terbuka lebar. Namun, syaratnya tidak mudah. Selain harus mengalahkan Swedia, Jepang juga berharap Belanda tidak meraih kemenangan besar saat menghadapi Tunisia pada waktu yang bersamaan.

Pelatih Jepang Hajime Moriyasu menegaskan target timnya bukan sekadar lolos ke fase gugur, melainkan mengakhiri fase grup di posisi teratas.

"Untuk tujuan kami, kami ingin menang dan lolos di posisi pertama," kata Moriyasu seperti dikutip dari RFI.

Menurut pelatih berusia 57 tahun itu, status juara grup sangat penting untuk menjaga momentum tim sekaligus menghindari lawan-lawan berat pada fase gugur.

Meski demikian, Moriyasu mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan Swedia. Ia menilai wakil Eropa tersebut memiliki kualitas yang cukup untuk menyulitkan Jepang.

Saat ini Swedia berada di peringkat ketiga dengan tiga poin dan masih memiliki peluang lolos ke babak 32 besar. Kondisi itu membuat laga diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan.

"Swedia adalah tim yang sangat kuat. Mereka solid dalam pertahanan dan cepat dalam serangan. Ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Pertama dan terpenting, kami perlu fokus untuk menang," ujarnya.

Moriyasu secara khusus menyoroti kualitas lini depan Swedia yang diperkuat dua penyerang tajam Eropa, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres. Keduanya dinilai menjadi ancaman serius bagi pertahanan Jepang.

Pelatih yang sukses membawa Jepang tampil impresif dalam beberapa turnamen besar itu bahkan berharap para pemain belakangnya menjadikan laga ini sebagai kesempatan berharga untuk berkembang.

"Saya harap para pemain bertahan kami menikmati menghadapi striker kelas dunia seperti Isak dan Gyokeres. Saya harap mereka memanfaatkan ini sebaik-baiknya sebagai pengalaman berharga untuk membantu meningkatkan diri," tegas Moriyasu.

Sepanjang fase grup, Jepang menunjukkan performa yang cukup meyakinkan. Tim Matahari Terbut bermain imbang 2-2 melawan Belanda dan meraih hasil positif pada laga lainnya sehingga tetap berada dalam persaingan menuju puncak klasemen.

Jika mampu menundukkan Swedia dan hasil pertandingan Belanda kontra Tunisia sesuai harapan, Samurai Biru berpeluang besar melangkah ke babak 32 besar sebagai pemuncak Grup F. Sebaliknya, hasil imbang atau kekalahan bisa membuat posisi Jepang terancam, mengingat ketatnya persaingan di grup tersebut.

Laga Jepang versus Swedia pun dipastikan menjadi salah satu pertandingan yang paling menarik untuk disaksikan pada penutupan fase grup Piala Dunia 2026.

(Sumber: RFI)