Kasus Minyakita Bau Solar Makin Serius, Bulog Perintahkan Tarik Seluruh Produk dari Tiga Daerah

Minyak goreng kemasan rakyat atau Minyakita. (Foto: Kemendag RI)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID, JAKARTA – Perum Bulog mengambil langkah tegas menyusul munculnya keluhan masyarakat mengenai produk minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, yang diduga berbau solar. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memerintahkan seluruh produk Minyakita produksi PT Kusuma Mukti Remaja (PT KMR) yang telah beredar di sejumlah wilayah segera ditarik dari peredaran.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat sekaligus memastikan produk pangan yang didistribusikan melalui program pemerintah tetap memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

Adapun penarikan dilakukan terhadap produk yang telah disalurkan di sejumlah daerah penerima bantuan pangan, di antaranya Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri, Jawa Tengah.

"Bulog tidak akan mentolerir produk yang tidak memenuhi standar mutu. Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, seluruh produk Minyakita produksi PT KMR yang telah terdistribusi kami perintahkan untuk segera ditarik," ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Menurut Rizal, langkah penarikan merupakan tindakan cepat sembari menunggu hasil pemeriksaan ilmiah untuk mengetahui penyebab munculnya dugaan aroma tidak normal pada minyak goreng tersebut.

Bulog akan melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel produk guna memastikan penyebab bau yang dikeluhkan masyarakat. Hasil uji tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan bersama pihak terkait.

"Selanjutnya akan dilakukan pengujian laboratorium agar penyebabnya dapat dipastikan secara ilmiah dan menjadi dasar langkah berikutnya," kata Rizal.

Bulog memastikan proses penarikan produk dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama produsen serta seluruh mitra distribusi agar tidak mengganggu perlindungan terhadap konsumen.

Masyarakat yang telah menerima Minyakita produksi PT Kusuma Mukti Remaja juga dipastikan akan memperoleh produk pengganti yang telah memenuhi standar mutu. Dengan demikian, hak masyarakat sebagai penerima bantuan pangan tetap terjamin.

Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas seluruh komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat. Pengawasan tidak hanya dilakukan pada produk akhir, tetapi juga akan diperkuat di seluruh rantai pasok agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Bersama para mitra, Bulog akan memperkuat pengawasan di seluruh rantai pasok guna memastikan seluruh produk pangan yang diterima masyarakat aman, bermutu, dan layak dikonsumsi," tegas Rizal.

Langkah tegas tersebut merupakan tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Direktur Utama Bulog ke fasilitas produksi PT Kusuma Mukti Remaja pada Sabtu (27/6/2026). Sidak dilakukan setelah Bulog menerima laporan dan keluhan dari masyarakat terkait kualitas produk Minyakita.

Dalam kunjungan tersebut, Bulog meninjau langsung proses produksi untuk memastikan seluruh tahapan pengolahan berjalan sesuai standar keamanan pangan, higienitas, dan prosedur pengendalian mutu.

Pemeriksaan tersebut juga bertujuan memastikan bahwa produk Minyakita yang diproduksi dan didistribusikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi persyaratan kualitas sebelum sampai ke tangan konsumen.

Hingga saat ini, Bulog belum menyimpulkan penyebab pasti munculnya dugaan bau solar pada produk Minyakita. Otoritas terkait masih menunggu hasil pengujian laboratorium sebagai dasar penetapan penyebab serta langkah penanganan berikutnya.

(Foto: Kemendag)