Ledakan Dahsyat di Fatmawati Hari Ini, Polisi Ungkap Penyebab Kabel Listrik Bawah Tanah Meledak

Dua orang pekerja korban ledakan galian PAM di kawasan Cilandak telah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID; JAKARTA — Peristiwa ledakan keras mengguncang kawasan Jalan Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin pagi (8/6/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ini mengakibatkan dua orang pekerja mengalami luka bakar. 

Berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian, ledakan tersebut dipicu oleh aktivitas pengeboran yang mengenai instalasi kabel listrik bawah tanah milik PLN yang bertegangan tinggi.

Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen, menjelaskan bahwa para korban saat itu sedang dalam proyek perbaikan jaringan pipa air bersih di lokasi.

"Galian pipa air bersih. Mau dicek kembali, jadi sebelum dikerjakan, ternyata di situ ada juga kabel PLN. Kenalah sama breaker itu. Kabel tegangan tinggi, meledak di situ," ujar Kompol Gusprihatin kepada wartawan, Senin (8/6/2026). 

Dua Pekerja Luka Bakar, Dilarikan ke RS Fatmawati

Akibat sambaran arus listrik yang sangat kuat, dua orang pekerja laki-laki yang berada di lokasi langsung terpental dan menderita luka bakar di bagian wajah serta tubuh. Korban segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan perawatan intensif .

"Pekerja yang luka bakar pada bagian muka sekarang di IGD Fatmawati, langsung dibawa ke sana. Dua orang laki-laki," tambah Kapolsek .

Lokasi Strategis dan Bahaya Silent Killer

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para kontraktor dan pekerja proyek yang kerap melakukan penggalian di wilayah perkotaan, terutama di Jakarta Selatan. Jalan Fatmawati merupakan kawasan dengan kepadatan tinggi yang dipenuhi infrastruktur vital bawah tanah, mulai dari kabel optik, jaringan gas, hingga kabel tegangan tinggi PLN.

Menurut data sebelumnya dari PT PLN (Persero), jaringan kabel listrik bawah tanah 150 kilo Volt (kV) telah dibangun di beberapa titik di Jakarta untuk menunjang kehandalan listrik, khususnya menyambut even besar seperti Asian Games 2018. Pekerjaan ini menggunakan metode pengeboran HDD (Horizontal Directional Drilling) untuk meminimalisir dampak di permukaan, namun tetap menyimpan potensi bahaya jika tidak dipetakan dengan benar. 

Meskipun murni kecelakaan kerja (tidak disengaja), polisi mengimbau agar setiap proyek penggalian wajib melakukan koordinasi dengan pemilik infrastruktur seperti PLN dan PDAM untuk pemetaan ulang lokasi agar tidak terjadi kontak dengan kabel listrik yang dapat berakibat fatal.

Hingga berita ini diturunkan, situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian di Jalan Fatmawati Raya, Cilandak, terpantau kembali normal. Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan tidak ada potensi bahaya susulan. 

(berbagai sumber)