Lowongan Padat Karya DKI, Pelamar Capai 100 Ribu Orang Hanya untuk 37 Lowongan Diumumkan 27 Juni

Lowongan padat karya DKI sedot antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, dengan 100 ribu pendaftar untuk 37 lowongan yang baru dibuka.( Foto: freepik) 


Editor: Devona R

GEBRAK.ID,JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka lowongan kerja padat karya bagi warga ber-KTP Jakarta. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan 100 ribu pendaftar untuk 37 lowongan yang baru dibuka.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi Mutiara mengungkapkan, pendaftaran gelombang pertama akan ditutup pada 25 dan 26 Juni 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 27 Juni 2026, bersamaan dengan pembukaan pendaftaran gelombang kedua. 

"Kita akan tutup di tanggal 25 dan 26 Juni untuk sesi pertama dan diumumkan pada tanggal 27. Dan pada tanggal 27 itu juga akan ada sesi yang kedua," ujar Marulina di Monas, Jakarta, Minggu (21/6/2026) .

Ribuan Lowongan Tersedia, Tanpa Syarat Ijazah

Program padat karya ini merupakan salah satu langkah Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas kesempatan kerja dan menjadi bantalan sosial bagi warga yang membutuhkan di tengah tantangan ekonomi. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan total ada 2.843 lowongan kerja yang akan dibuka secara bertahap melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Peserta yang lolos seleksi akan menerima upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta, yakni sekitar Rp 5,7 juta per bulan. 

Syarat utama program ini cukup sederhana, pelamar hanya perlu memiliki KTP DKI Jakarta dan tidak dibebani persyaratan ijazah. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi www.jakarta.go.id/padat-karya .

"Yang paling penting adalah syaratnya KTP Jakarta, tidak ditanya mengenai ijazah, dan yang paling lebih penting lagi adalah mereka segera bisa bekerja," tegas Pramono. 

Pramono Jamin Bebas Ordal

Menanggapi kekhawatiran masyarakat akan praktik titipan orang dalam atau ordal, Pramono Anung memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan terbuka. Seluruh tahapan seleksi dilakukan melalui sistem tanpa interaksi langsung, sehingga dapat dipantau oleh publik. 

"Enggak mungkin ordal. Karena sistemnya terbuka dan orang bisa melihat, mengontrol untuk itu. Enggak ada interaksi sama sekali," ujar Pramono di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Jumat (19/6/2026). 

Beberapa posisi yang ditawarkan antara lain petugas lalu lintas (flagman), tenaga keamanan di Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, hingga jasa tenaga tukang gali dengan masa kerja bervariasi mulai dari 41 hari hingga 3 bulan. Program ini terbuka bagi warga berusia produktif 18-59 tahun dan masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 .

Pemprov DKI mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi terkait program padat karya dan tidak terpengaruh oleh berita palsu. 

( berbagai sumber )