Malam Bersejarah di Dallas: Messi Pecahkan 4 Rekor Piala Dunia Sekaligus, Status GOAT Kini tak Terbantahkan

Megabintang sekaligus kapten Timnas Argentina di Piala Dunia 2026, Lionel Messi, yang terus memecahkan rekor. (Foto: FIFA)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA – Lionel Messi kembali menuliskan sejarah baru di panggung sepak bola tertinggi dunia. Di usianya yang kini menginjak 38 tahun, kapten Timnas Argentina itu tak sekadar membawa timnya menang, tetapi juga menghancurkan sederhana rekor yang sebelumnya dianggap sulit ditembus.

Bertanding di Stadion AT&T, Dallas, pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026, Messi menjadi pahlawan kemenangan 2-0 atas Austria dengan dua gol yang ia cetak pada menit ke-38 dan masa injury time babak kedua. 

Gol yang ia lesakkan pada babak pertama sekaligus menjadi momen spesial karena merupakan gol ke-17-nya di Piala Dunia, yang memecahkan rekor 16 gol milik legenda Jerman, Miroslav Klose. Gol kedua di pengujung laga menambah koleksinya menjadi 18 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen empat tahunan itu.

Meski sempat gagal mengeksekusi penalti pada menit-menit awal pertandingan, "La Pulga" menunjukkan mentalitas juara dengan bangkit dan mencatatkan malam yang tak terlupakan . Pencapaian ini semakin spesial karena bukan hanya rekor top skor yang ia raih.

Berdasarkan catatan resmi FIFA, Messi kini mencatatkan empat rekor sekaligus yang membuatnya masuk dalam Guinness World Records:

1Pencetak Gol Terbanyak: 18 gol, melewati Miroslav Klose (16 gol).
2.  Penampilan Terbanyak: 28 pertandingan di Piala Dunia.
3.  Kemenangan Terbanyak: 18 kemenangan di Piala Dunia.
4.  Menit Bermain Terbanyak: 2.489 menit di atas lapangan.

Konsistensi Messi selama enam edisi Piala Dunia sejak debutnya pada 2006 benar-benar luar biasa. Kemenangan atas Austria juga memastikan Argentina lolos ke babak 32 besar, membuka peluang bagi Messi untuk terus menambah rekor-rekornya.

Pujian dan Pengakuan dari Legenda hingga Warganet

Pencapaian megabintang Argentina ini langsung memicu gelombang pujian dari seluruh dunia. Nama Messi menjadi trending topic di media sosial, dengan ribuan penggemar dan pengamat sepak bola menyatakan bahwa perdebatan tentang siapa pemain terbaik sepanjang masa (GOAT) telah resmi berakhir.

Salah satu pujian paling mengesankan datang dari legenda hidup Brasil, Ronaldo Nazario. Meski secara historis berasal dari negara rival, Ronaldo mengakui secara terbuka bahwa Messi adalah pemain terhebat sepanjang masa. 

"Rekor memang dibuat untuk dipecahkan. Setiap kali Messi menginjakkan kaki di lapangan, segalanya berubah menjadi sejarah yang indah dan berkelas. Sudah waktunya dunia berhenti menutup mata dan menerima kenyataan bahwa ia adalah pemain terhebat sepanjang masa," ujar Ronaldo.

Tak kalah meriah, euforia juga terpancar dari warganet. Mereka menyebut diri mereka menyaksikan secara langsung "babak terakhir dari kisah terhebat dalam sepak bola".

"Di usia 38 tahun, di Piala Dunia KEENAM-nya, masih menulis ulang seluruh buku sejarah. Gol terbanyak, pertandingan terbanyak, kemenangan terbanyak, menit bermain terbanyak. Ini bukan sekadar umur panjang, ini adalah LEGENDA. Kita tidak sedang menonton seorang pemain, kita sedang menyaksikan sejarah," tulis akun @bodex333.

Peluang dan Ancaman Rekor ke Depan

Dengan status lolos ke babak gugur, Messi memiliki kesempatan untuk memperlebar jarak dari para pesaingnya. Ia bahkan berpeluang mencetak rekor baru sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam 7 pertandingan Piala Dunia berturut-turut.

Namun, di balik kejayaan Messi, sorotan mulai tertuju pada bintang muda Prancis, Kylian Mbappe. Dengan usia yang jauh lebih muda dan koleksi 16 gol, Mbappe dinilai sebagai penantang serius bagi rekor Messi di masa depan, terutama dengan format Piala Dunia 2026 yang memiliki lebih banyak pertandingan.

Terlepas dari apa yang akan terjadi di masa depan, malam di Dallas telah memantapkan status Lionel Messi sebagai legenda abadi dalam sejarah sepak bola dunia.

(Berbagai Sumber)