![]() |
| Beacukai Juanda. (Foto: ist) |
Editor:Dinar Kencana
GEBRAK.ID, SIDOARJO – Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026).
Pengamanan superketat dilakukan di lokasi penggeledahan. Personel Brimob Polda Jawa Timur bersenjata laras panjang tampak berjaga di pintu utama dan sejumlah akses keluar-masuk kawasan kantor sejak pagi hari.
Pantauan di lokasi, dua anggota Brimob bersenjata lengkap berjaga di area pintu masuk. Pengamanan mulai dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dan hingga siang hari aktivitas penggeledahan masih berlangsung.
Sejumlah petugas Kortastipidkor terlihat keluar-masuk dan mondar-mandir di area perkantoran. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait materi maupun tujuan penggeledahan tersebut.
Kabag Ops Kortastipidkor Polri Kombes Ahmad Yusuf Afandi mengatakan bahwa detail perkara akan segera dirilis kepada publik.
"Nanti kami akan konferensi pers pukul 14.00 WIB terkait penggeledahan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Juanda," kata Yusuf di lokasi, Rabu (24/6/2026).
Penggeledahan ini dilakukan di tengah sorotan publik terhadap kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai. Sebelumnya, nama Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama disebut dalam persidangan kasus dugaan suap yang melibatkan Bos Blueray Cargo, John Field. Jaksa mendakwa Djaka menerima uang hingga Rp2,9 miliar .
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan menyatakan siap mencopot Djaka jika terbukti menerima suap . Sementara itu, KPK juga membuka peluang mengembangkan kasus korupsi di Bea Cukai ke pihak BPOM dan Kemendag .
Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar Kantor Bea Cukai Juanda masih dalam pengamanan ketat. Masyarakat dan awak media menunggu konferensi pers yang akan digelar untuk mengetahui lebih lanjut kasus yang tengah diusut.
( berbagai sumber)
