Sempat Disebut Habis oleh Para Pengkritik, Cristiano Ronaldo Menjawab Lewat Brace: "I'm Back!"

Megabintang Portugal Cristiano Ronaldo akhirnya angkat bicara setelah sempat dihujani kritik di awal Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram@JacobsBen)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Cristiano Ronaldo akhirnya kembali menunjukkan ketajamannya di panggung Piala Dunia 2026. Kapten Timnas Portugal itu mencetak dua gol saat Selecao das Quinas membungkam Uzbekistan dengan skor telak 5-0 pada laga kedua fase Grup J yang berlangsung di Houston Stadium, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.

Brace tersebut mengakhiri penantian panjang Ronaldo yang sempat melewati 10 pertandingan di turnamen besar tanpa mencetak gol. Penampilan gemilang itu sekaligus menjadi jawaban atas berbagai kritik yang menghampirinya dalam beberapa pekan terakhir.

Usai pertandingan, kamera televisi sempat menyorot wajah Ronaldo. Dengan ekspresi penuh percaya diri, megabintang berusia 41 tahun itu melontarkan kalimat singkat yang langsung menjadi perbincangan.

"I'm back, I'm back," ucap Ronaldo sambil menatap kamera.

Pernyataan tersebut kembali ditegaskan saat menjalani wawancara usai laga. Ronaldo mengakui dirinya baru saja melewati masa-masa yang tidak mudah sebelum akhirnya mampu kembali mencetak gol.

"Ini adalah minggu yang sulit, gelap. Rasanya seperti saya sudah pensiun dari sepak bola, tetapi saya bertahan seperti yang selalu saya lakukan," kata Ronaldo kepada Sport TV.

Ketika ditanya mengenai ucapan "Saya kembali", Ronaldo menjelaskan bahwa kalimat tersebut ditujukan kepada para pengkritiknya. "Hanya agar mereka tidak lupa," ujarnya singkat.

Dua gol ke gawang Uzbekistan juga membawa Ronaldo mencatatkan sejarah baru. Ia menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda, sekaligus semakin mengukuhkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.

Meski kembali menjadi pusat perhatian, Ronaldo menegaskan bahwa pencapaian pribadi bukanlah target utama. Baginya, kemenangan tim jauh lebih penting dibandingkan rekor individu.

"Saya sangat senang, tetapi yang paling penting adalah kerja sama tim dan kepercayaan yang kami miliki. Kami menerima banyak kritik sepanjang minggu dan kami sudah memperkirakannya," ujar mantan pemain Manchester United, Real Madrid, dan Juventus tersebut.

Menurut Ronaldo, tekanan justru membuat Portugal tampil lebih solid.

"Ada hal buruk yang akhirnya membawa sesuatu yang baik. Rekor memang menyenangkan untuk dipecahkan, tetapi tujuan utama saya adalah membantu Portugal mencapai target. Dengan empat poin, saya yakin kami berada di jalur yang tepat untuk lolos dari fase grup," katanya.

Ronaldo juga mengungkapkan bahwa kerja keras menjadi faktor utama di balik kebangkitannya.

"Saya selalu percaya, siapa yang bekerja keras, Tuhan akan membantu. Minggu ini memang berat, tetapi sekarang kami sudah kembali," cetusnya.

Selain dua gol yang dicetak Ronaldo, kemenangan besar atas Uzbekistan menjadi modal penting bagi Portugal dalam upaya mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pada laga tersebut, Ronaldo bahkan sempat memberikan instruksi kepada Nuno Mendes saat situasi bola mati sebagai bagian dari strategi untuk mengecoh penjaga gawang lawan.

Sementara itu, perbandingan dengan rival lamanya, Lionel Messi, kembali mencuat. Saat Ronaldo sempat mengalami paceklik gol di turnamen besar, Messi justru tampil impresif sejak Piala Dunia 2022 dan sukses mengantar Argentina meraih gelar juara. 

Di Piala Dunia 2026, sejauh ini Messi juga telah mencetak lima gol. Namun, penampilan Ronaldo kali ini menjadi sinyal bahwa dirinya masih mampu menjadi pembeda bagi Portugal di panggung dunia.

(Sumber: Sports TV)

JANGAN TERLEWATKAN Rekor Ronaldo: Cetak Gol di 6 Piala Dunia