![]() |
| Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat meninjau SDN 077279 Siofabanua, Nias Utara, sekaligus menyerahkan akses internet berbasis Starlink, Jumat (19/6/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen) |
GEBRAK.ID, NIAS UTARA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat pemerataan akses pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Salah satu langkah nyata yang kini dilakukan adalah penyediaan akses internet berbasis Starlink serta dukungan listrik bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyatakan, tidak boleh ada lagi sekolah yang tertinggal dalam hal akses teknologi dasar seperti listrik dan internet. Menurutnya, dua infrastruktur tersebut menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.
“Sekolah yang belum ada internet, kita sambungkan internet. Yang belum ada listrik, kita sambungkan listrik,” ujar Abdul Mu’ti saat meninjau SDN 077279 Siofabanua, Nias Utara, Jumat (19/6/2026).
Abdul Mu'ti juga mengungkapkan bahwa sebagian besar bantuan tersebut telah direalisasikan lebih dulu oleh tim Kemendikdasmen di lapangan sebelum dirinya melakukan kunjungan kerja. Hal itu menunjukkan percepatan implementasi program di daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses.
“Alhamdulillah, semua sudah ditunaikan oleh tim Kemendikdasmen. Bahkan sudah hadir di sini sebelum saya tiba di Kabupaten Nias Utara,” jelas Mendikdasmen.
Dalam program tersebut, Kemendikdasmen menyalurkan perangkat Starlink untuk 4 SD dan 7 SMP di Kabupaten Nias Utara yang sebelumnya belum memiliki akses internet sama sekali. Kehadiran layanan internet satelit ini diharapkan mampu membuka akses pembelajaran digital yang lebih luas bagi siswa dan guru di daerah 3T.
Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan pendanaan masing-masing sebesar Rp25 juta untuk instalasi listrik dan internet di 6 SD dan 1 SMP. Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat infrastruktur dasar agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.
Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, menyambut baik program tersebut dan menyebutnya sebagai langkah nyata yang berdampak langsung bagi dunia pendidikan di daerahnya.
“Kedatangan Bapak Menteri membawa banyak oleh-oleh untuk Kabupaten Nias Utara. Termasuk Starlink bagi SD dan SMP yang selama ini belum memiliki jaringan internet,” ujar Amizaro.
Amizaro juga menambahkan bahwa sejumlah sekolah kini mulai merasakan perubahan signifikan, baik dari sisi akses internet maupun perbaikan fasilitas listrik yang sebelumnya belum memadai. Menurutnya, dukungan ini menjadi dorongan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan tersebut.
Dengan hadirnya infrastruktur digital seperti Starlink, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk memperkecil kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah 3T. Pemerintah berharap, langkah ini dapat mempercepat transformasi pembelajaran berbasis teknologi dan menciptakan akses pendidikan yang lebih merata di seluruh Indonesia.
(Sumber: Kemendikdasmen)
