Usai Ditahan Belgia, Timnas Iran: Terima Kasih atas Keramahannya, Los Angeles!

Timnas sepak bola Iran di Piala Dunia 2026. (Foto: Anadolu)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA – Timnas Iran menutup kiprahnya di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), dengan meninggalkan pesan yang menyentuh. Meski gagal meraih kemenangan atas Belgia pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026, Team Melli justru mencuri perhatian lewat ucapan terima kasih kepada warga Los Angeles atas sambutan yang mereka terima selama berada di kota tersebut.

Iran bermain imbang tanpa gol melawan Belgia di Los Angeles Stadium pada Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut terasa kurang memuaskan karena Iran sempat memiliki peluang besar untuk mengamankan tiga poin, terutama setelah Belgia harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-66.

Bek Belgia, Nathan Ngou, diganjar kartu merah langsung usai melakukan pelanggaran terhadap Mehdi Taremi. Meski unggul jumlah pemain hingga peluit panjang dibunyikan, Iran tetap gagal memecah kebuntuan.

Sebelumnya, Team Melli sebenarnya sempat membuat pendukungnya bersorak ketika Mehdi Taremi menjebol gawang Belgia pada menit ke-25. Namun, gol tersebut akhirnya dianulir setelah wasit melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).

Hasil imbang itu membuat Iran harus puas membawa pulang satu poin dari laga yang berlangsung ketat dan penuh tensi.

Pesan Emosional dari Ruang Ganti

Sesaat setelah pertandingan usai, Federasi Sepak Bola Iran membagikan sebuah pesan melalui akun Instagram resmi @teammelli. Tulisan tangan yang dipublikasikan dari ruang ganti itu berisi ungkapan kebanggaan sekaligus apresiasi kepada kota Los Angeles.

"Dari Persia kuno ribuan tahun yang lalu hingga Iran yang beradab saat ini, semangat Iran tetap hidup dan kokoh."

Pesan tersebut kemudian dilanjutkan dengan ucapan sederhana namun penuh makna. "Terima kasih Los Angeles atas keramahannya."

Federasi Iran juga menegaskan bahwa skuad Team Melli meninggalkan kota tersebut dengan penuh kehormatan.

"Kami datang ke Los Angeles dengan rasa bangga, bertanding dengan kehormatan, dan pergi dengan bermartabat."

Unggahan itu langsung menjadi perhatian publik dan mendapat beragam respons positif di media sosial.

Sambutan Hangat di Tengah Gelombang Demonstrasi

Ucapan terima kasih itu terasa semakin bermakna mengingat sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Timnas Iran tidak lepas dari sorotan politik. Sejumlah aksi unjuk rasa sempat terjadi di luar stadion ketika Iran menjalani pertandingan.

Meski demikian, pengalaman yang dirasakan skuad Team Melli selama berada di Los Angeles tampaknya meninggalkan kesan positif. Iran memilih menyoroti keramahan masyarakat setempat dibanding berbagai dinamika yang mengiringi kehadiran mereka.

Sikap tersebut dinilai mencerminkan semangat sportivitas dan penghormatan terhadap tuan rumah, terlepas dari hasil yang mereka raih di atas lapangan.

Kini Iran bersiap melanjutkan perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan membawa modal kepercayaan diri serta dukungan dari para pendukungnya, setelah meninggalkan Los Angeles dengan kepala tegak dan pesan persahabatan yang menyentuh hati.

(Sumber: Instagram)