GEBRAK.ID -- Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke dunia kepelatihan. Namun kali ini, legenda sepak bola Spanyol tersebut lebih tertarik menangani sebuah tim nasional dibandingkan klub.
Menurut Xavi, melatih tim nasional menjadi pilihan yang lebih sesuai dengan kondisi kehidupannya saat ini, terutama karena ia ingin memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga.
"Saya katakan secara terbuka, itu bisa menjadi pilihan yang sangat cocok bagi saya," ujar Xavi dalam wawancara dengan RNE, Sabtu (18/7/2026).
Pelatih berusia 46 tahun itu mengakui jadwal padat di level klub membuatnya sulit menikmati waktu bersama orang-orang terdekat.
"Saya masih memiliki anak-anak yang masih kecil," kata Xavi menjelaskan alasan di balik keinginannya beralih ke level internasional.
Sejak meninggalkan Barcelona pada Mei 2024, Xavi belum kembali melatih. Masa baktinya di klub yang pernah dibelanya sebagai pemain berakhir setelah Blaugrana mengalami penurunan performa dan gagal meraih satu pun gelar pada musim tersebut.
Meski berpisah dengan situasi yang kurang ideal, Xavi tetap meninggalkan catatan prestasi yang layak diapresiasi. Ia sukses mengantarkan Barcelona meraih gelar LaLiga musim 2022/2023 dan menjuarai Piala Super Spanyol.
Selama menangani Blaugrana, Xavi memimpin tim dalam 143 pertandingan dengan torehan 90 kemenangan, 24 hasil imbang, dan 29 kekalahan.
Sebelum kembali ke Barcelona sebagai pelatih, Xavi memulai karier kepelatihannya bersama klub Qatar, Al Sadd. Bersama klub tersebut, ia berhasil mempersembahkan tujuh trofi sekaligus membangun reputasi sebagai salah satu pelatih muda berbakat.
Tak hanya sukses di level klub, Xavi juga memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional Spanyol saat masih aktif bermain.
Ia menjadi salah satu sosok penting dalam skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, sebuah generasi emas yang juga meraih kesuksesan di ajang Piala Eropa.
Pengalaman itulah yang kini ingin kembali ia rasakan, tetapi dari sisi lapangan sebagai pelatih. "Saya juga ingin merasakan pengalaman sebagai pelatih di Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Afrika, atau Piala Asia," ujar Xavi.
Pernyataan tersebut membuka peluang Xavi untuk menangani berbagai tim nasional di masa depan, tidak hanya terbatas pada Spanyol.
Dengan pengalaman sebagai pemain kelas dunia dan pelatih yang pernah meraih gelar liga bersama Barcelona, Xavi diperkirakan akan menjadi salah satu kandidat yang diminati banyak federasi sepak bola.
(Sumber: RNE)
