Viral Holyfield Hadiri Shalat Jumat di Masjid Kirgizstan, Benarkah Legenda Tinju Dunia Itu Mualaf?

Media sosial diramaikan dengan beredarnya video yang memperlihatkan legenda tinju dunia Evander Holyfield berada di Masjid Pusat Bishkek, Kirgizstan. Momen tersebut memicu berbagai spekulasi, termasuk narasi yang menyebut mantan juara dunia kelas berat itu telah memeluk agama Islam. (Foto: Tangkapan layar Instagram)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA – Media sosial diramaikan dengan beredarnya video yang memperlihatkan legenda tinju dunia Evander Holyfield berada di Masjid Pusat Bishkek, Kirgizstan. Momen tersebut memicu berbagai spekulasi, termasuk narasi yang menyebut mantan juara dunia kelas berat itu telah memeluk agama Islam.

Video yang diunggah akun Instagram @jazirah_tv_indonesia pada Minggu (5/7/2026) memperlihatkan Holyfield berada di tengah jamaah usai pelaksanaan Shalat Jumat. Kehadirannya menarik perhatian warga yang berbondong-bondong mengabadikan momen bersama salah satu petinju terbaik sepanjang sejarah tersebut.

Narasi yang beredar di media sosial kemudian berkembang menjadi klaim bahwa Evander Holyfield telah menjadi mualaf. Namun hingga kini, informasi tersebut belum didukung bukti maupun pernyataan resmi dari Holyfield atau pihak yang mewakilinya.

Berdasarkan berbagai laporan media internasional dan informasi yang tersedia di ruang publik, Holyfield diketahui masih menganut agama Kristen. Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai sosok yang terbuka mengenai keyakinannya dan kerap mengaitkan keberhasilannya di dunia tinju dengan iman kepada Tuhan.

Bahkan, melalui akun media sosial pribadinya, Holyfield masih beberapa kali membagikan kutipan ayat-ayat Alkitab dalam unggahannya. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa kabar mengenai perpindahan keyakinannya diragukan banyak pihak.

Sejauh ini juga belum ada media kredibel yang melaporkan bahwa pria berjuluk "The Real Deal" tersebut telah memeluk Islam.

Kunjungan Berkaitan dengan Pengembangan Tinju

Kehadiran Holyfield di Kirgizstan diketahui bukan untuk kegiatan keagamaan, melainkan dalam rangka menghadiri agenda yang berkaitan dengan pengembangan olahraga tinju di negara tersebut.

Saat berada di Bishkek, Holyfield menyempatkan diri mengunjungi Masjid Pusat Bishkek. Kehadirannya bertepatan dengan waktu Shalat Jumat sehingga menarik perhatian para jamaah yang berada di lokasi.

Sejumlah foto dan video yang beredar menunjukkan Holyfield melayani permintaan foto bersama masyarakat setelah kegiatan di masjid selesai. Dari situlah muncul berbagai spekulasi yang kemudian menyebar luas di media sosial.

Meski demikian, hingga artikel ini ditulis belum ada bukti yang menunjukkan bahwa Holyfield mengucapkan dua kalimat syahadat atau secara resmi mengumumkan perpindahan agama.

Publik pun diimbau untuk tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar tanpa konfirmasi dari sumber resmi.

Legenda Tinju Dunia

Evander Holyfield merupakan salah satu petinju paling sukses dalam sejarah olahraga tinju profesional. Pria asal Amerika Serikat itu mencatatkan rekor sebagai satu-satunya petinju yang empat kali menjadi juara dunia kelas berat.

Kariernya mencapai puncak pada era 1980-an hingga awal 2000-an dengan sederet pertarungan besar, termasuk rivalitas legendaris melawan legenda lainnya, Mike Tyson.

Nama Holyfield semakin dikenal luas setelah pertarungan keduanya melawan Tyson pada 1997 berakhir kontroversial akibat insiden gigitan telinga yang dilakukan Tyson.

Berbeda dengan Tyson yang memang telah memeluk Islam sejak lama, Holyfield hingga kini dikenal sebagai seorang Kristiani yang taat.

Karena itu, klaim bahwa Holyfield telah menjadi mualaf masih sebatas rumor yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Tanpa adanya pernyataan resmi dari yang bersangkutan maupun sumber yang dapat diverifikasi, informasi tersebut sebaiknya disikapi secara hati-hati.

(Sumber: Instagram)