Amri/Nita Melonjak ke Peringkat 15 Dunia Usai Raih Perunggu Kejuaraan Dunia

amrii-nitaa.campuran

Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mendapat tambahan momentum setelah sukses meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia BWF 2026. Prestasi tersebut mengantarkan mereka naik lima tingkat ke peringkat ke-15 dunia. (Foto: PBSI)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID — Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mendapat tambahan momentum setelah sukses meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia BWF 2026. Prestasi tersebut mengantarkan mereka naik lima tingkat ke peringkat ke-15 dunia.

Dalam daftar terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis Selasa (25/8/2026), Amri/Nita mengoleksi posisi terbaik baru setelah sebelumnya berada di urutan ke-20.

Lompatan tersebut tidak terlepas dari penampilan impresif keduanya saat menjalani debut di Kejuaraan Dunia di New Delhi, India. Amri/Nita mampu menembus semifinal dan memastikan medali perunggu setelah perjalanan mereka terhenti di empat besar.

Di semifinal, pasangan Indonesia itu memberikan perlawanan sengit kepada ganda campuran nomor satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Pertandingan berlangsung selama 97 menit dan berjalan hingga gim ketiga. Amri/Nita bahkan sempat berada di atas angin setelah merebut gim pertama dengan skor 22-20.

Namun, Feng/Huang bangkit pada gim kedua. Pasangan China tersebut menyamakan kedudukan setelah menang 21-14, sebelum akhirnya mengunci kemenangan melalui pertarungan ketat di gim penentuan dengan skor 22-20.

Meski gagal melaju ke final, Amri/Nita tetap membawa pulang medali perunggu. Prestasi tersebut sekaligus menjadi pencapaian penting dalam perjalanan mereka di level internasional.

Medali Amri/Nita juga menjadi satu-satunya medali yang berhasil dibawa Indonesia dari Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Indonesia masih memiliki satu pasangan lain di jajaran 20 besar ganda campuran dunia. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berada di peringkat ke-18.

Dengan demikian, Indonesia belum memiliki wakil ganda campuran di 10 besar dunia setelah perubahan peringkat terbaru BWF.

Feng/Huang Tetap Nomor Satu Dunia

Kegagalan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping mempertahankan gelar juara dunia tidak mengubah posisi mereka di puncak peringkat BWF. Pasangan China itu masih memimpin daftar dunia.

Feng/Huang kehilangan gelar setelah takluk dari pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue pada final Kejuaraan Dunia 2026. Pertandingan berlangsung sengit hingga tiga gim sebelum Gicquel/Delrue menang 22-20, 19-21, 21-15.

Meski berhasil menjadi juara dunia, Gicquel/Delrue baru menempati posisi kelima dalam daftar peringkat terbaru.

Posisi kedua ditempati Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dari Thailand, sedangkan pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje berada di urutan ketiga.

Berikut 10 besar peringkat dunia ganda campuran BWF per 25 Agustus 2026:

  1. Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China)
  2. Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand)
  3. Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark)
  4. Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China)
  5. Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis)
  6. Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China)
  7. Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia)
  8. Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong)
  9. Cheng Xing/Zhang Chi (China)
  10. Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan)

Sementara itu, kenaikan Amri/Nita ke peringkat ke-15 menjadi sinyal positif bagi sektor ganda campuran Indonesia. Medali perunggu di New Delhi menunjukkan pasangan tersebut mampu bersaing dengan ganda-ganda papan atas dunia.

Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi agar posisi mereka terus meningkat dan membuka peluang menembus 10 besar BWF.

(Sumber: BWF)