Stefano Lilipaly Punya Misi Besar di Semen Padang, Ingin Bawa Kabau Sirah Kembali ke Liga 1

stefano lilipaly pssi

Stefano Lilipaly mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung dengan Semen Padang untuk menghadapi Championship 2026/2027. Pemain berusia 36 tahun itu tertarik dengan ambisi besar Kabau Sirah untuk menjuarai kompetisi sekaligus kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Foto: PSSI)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID — Stefano Lilipaly mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung dengan Semen Padang untuk menghadapi Championship 2026/2027. Pemain berusia 36 tahun itu tertarik dengan ambisi besar Kabau Sirah untuk menjuarai kompetisi sekaligus kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Lilipaly diperkenalkan sebagai bagian dari skuad Semen Padang dalam acara peluncuran tim di Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8/2026). Kehadirannya menjadi salah satu daya tarik baru bagi tim yang musim ini mengusung target promosi ke Super League 2027/2028.

Menurut Lilipaly, ambisi Semen Padang menjadi alasan utama dirinya menerima tawaran tersebut. Ia ingin membantu klub asal Sumatera Barat itu merealisasikan target kembali ke kompetisi level teratas.

“Mereka mau juara, dan itu bagus. Saya ingin membantu tim Semen Padang bisa kembali ke Liga 1. Itu juga keuntungan bagi saya,” kata Lilipaly saat ditemui awak media, Selasa.

Keputusan tersebut sekaligus membawa Lilipaly ke pengalaman baru. Untuk pertama kalinya sepanjang kariernya di Indonesia, ia memperkuat klub kasta kedua.

Sebelumnya, Lilipaly selalu bermain di kompetisi kasta teratas Indonesia. Ia pernah memperkuat Persija Jakarta, Bali United, Borneo FC, hingga Dewa United Banten FC.

Selama berkarier di Liga 1 Indonesia, Lilipaly mencatat 214 penampilan dengan torehan 55 gol dan 54 assist. Ia juga mengoleksi dua gelar juara bersama Bali United.

Pengalaman panjang tersebut kini diharapkan membantu Semen Padang menghadapi persaingan Championship 2026/2027. Lilipaly pun mengaku memiliki motivasi yang sama dengan klub, yakni mengejar gelar juara dan tiket promosi.

“Ini sangat cocok untuk saya. Saya juga ingin juara. Semoga saya bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk tim ini tahun ini. Bersama-sama kita bisa membawa tim ini balik ke Liga 1,” ujarnya.

Lilipaly tidak menjadi satu-satunya pemain berpengalaman di skuad Semen Padang. Klub tersebut juga memiliki sejumlah nama yang pernah memperkuat Timnas Indonesia, seperti Ilija Spasojević, Rezaldi Hehanusa, dan Hargianto.

Kehadiran para pemain tersebut membuat Lilipaly semakin yakin Semen Padang memiliki modal untuk bersaing memperebutkan gelar Championship musim ini.

“Saya sangat percaya kita bisa juara. Terus, yang terpenting tahun depan kita bisa di Liga 1. Itu yang paling penting,” jelas pemain kelahiran Arnhem, Belanda, tersebut.

Selain berkarier di level klub, Lilipaly juga memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia. Ia mengoleksi 33 caps sejak menjalani debut bersama skuad Garuda pada Agustus 2013 ketika menghadapi Filipina.

Laga terakhirnya bersama Timnas Indonesia berlangsung saat menghadapi Lebanon pada September 2025.

Kini, fokus Lilipaly sepenuhnya tertuju kepada Semen Padang. Tantangan pertama menanti pada fase awal Championship 2026/2027.

Semen Padang yang tergabung di Grup A dijadwalkan mengawali kompetisi dengan bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada 13 September 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Haji Dimurthala, Banda Aceh.

Bagi Lilipaly dan Semen Padang, perjalanan menuju target promosi ke Super League 2027/2028 pun segera dimulai.

(Sumber: Semen Padang)