Bos Honda Ungkap Kendala Utama Veda Ega Pratama di Moto3 Aragon 2026

veda-ega-ngobrol-dgn-tim-honda-team-asia

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengungkap penyebab utama yang membuat pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama belum tampil maksimal pada hari pertama Moto3 Aragon 2026. (Foto: Honda Team Asia)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID — Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengungkap penyebab utama yang membuat pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama belum tampil maksimal pada hari pertama Moto3 Aragon 2026. Menurutnya, kondisi lintasan Sirkuit MotorLand Aragon yang sangat licin menjadi tantangan terbesar bagi hampir seluruh pembalap.

Veda masih berjuang untuk menemukan kepercayaan diri di atas motor saat menjalani sesi latihan bebas di Alcaniz, Spanyol. Meski menunjukkan peningkatan performa, pembalap asal Daerah Istimewa Yogyakarta itu belum mampu mengamankan tiket otomatis ke sesi kualifikasi kedua (Q2).

Aoyama mengatakan, cuaca di Aragon sebenarnya cukup mendukung, tetapi permukaan lintasan membuat para pembalap kesulitan memaksimalkan kecepatan.

“Setelah hari pertama di Moto3, menurut saya cuacanya sangat bagus, namun kondisi lintasan cukup licin. Sebagian besar pembalap kesulitan mendapatkan rasa dan kepercayaan diri,” ujar Aoyama.

Aoyama menilai Veda terus berkembang sepanjang sesi latihan dan tim akan bekerja lebih keras untuk meningkatkan performa pada hari berikutnya.

“Veda menunjukkan peningkatan sepanjang hari, namun ia belum berhasil mengamankan posisi ke Q2. Jadi, kami perlu terus bekerja dan mencari tambahan performa besok,” jelas Aoyama.

Veda Meningkat, tetapi Masih Bertahan di Posisi Ke-20

Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Veda mencatat waktu terbaik 2 menit 00,230 detik dan menempati posisi ke-20. Catatan tersebut masih terpaut cukup jauh dari pembalap tercepat, Dani Almansa, yang membukukan waktu 1 menit 58,708 detik.

Performa Veda kemudian mengalami peningkatan pada sesi latihan berikutnya. Ia berhasil memangkas waktu menjadi 1 menit 58,660 detik atau meningkat lebih dari satu detik dibanding FP1.

Meski demikian, peningkatan tersebut belum cukup untuk mengangkat posisinya dari peringkat ke-20 karena para rival juga mencatat waktu yang semakin cepat.

Fokus Benahi Motor dan Strategi Kualifikasi

Usai menyelesaikan sesi latihan, Veda mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama tim. Ia merasa performa motor belum sepenuhnya sesuai harapan sehingga perlu melakukan penyesuaian sebelum memasuki sesi kualifikasi.

Pembalap berusia 17 tahun itu menegaskan akan memanfaatkan seluruh waktu latihan untuk mencari setelan terbaik agar bisa tampil lebih kompetitif.

Honda Team Asia juga menjadikan data dari latihan hari pertama sebagai bahan evaluasi. Tim berharap perubahan setelan motor dan strategi balapan mampu membantu Veda meningkatkan posisi pada sesi kualifikasi sekaligus membuka peluang meraih hasil lebih baik di Moto3 Aragon 2026.

Moto3 Aragon menjadi salah satu seri penting bagi Veda Ega Pratama dalam upayanya mengumpulkan pengalaman dan poin di ajang Kejuaraan Dunia Moto3 musim ini.

(Sumber: Honda Team Asia)