Djokovic Tersingkir Mengejutkan di Babak Pertama US Open 2026
Novak Djokovic harus mengakhiri perjalanan di US Open 2026 lebih cepat setelah secara mengejutkan kalah dari petenis Argentina Mariano Navone pada babak pertama. Pertandingan yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, Senin (31/8/2026) WIB itu berjalan sengit hingga lima set. (Foto: US Open)
GEBRAK.ID — Novak Djokovic harus mengakhiri perjalanan di US Open 2026 lebih cepat setelah secara mengejutkan kalah dari petenis Argentina Mariano Navone pada babak pertama. Pertandingan yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, Senin (31/8/2026) WIB itu berjalan sengit hingga lima set.
Djokovic sempat berada di posisi menguntungkan, tetapi kondisi fisiknya terus menurun sebelum akhirnya kalah 6-7 (5/7), 7-5, 6-4, 2-6, 1-6.
Petenis Serbia tersebut sebenarnya mampu mengamankan set pertama melalui tie-break. Navone kemudian membalas pada set kedua, tetapi Djokovic kembali mengambil kendali dan memimpin dua set berbanding satu.
Situasi berubah pada set keempat. Djokovic bahkan sempat unggul satu break, tetapi kondisi tubuhnya membuat permainan mulai terganggu. Mantan petenis nomor 1 dunia itu mengaku mengalami muntah, kram, serta rasa sakit di sejumlah bagian tubuh.
“Saya pikir sudah jelas bahwa saya merasakan kondisi yang sangat buruk di lapangan. Sayangnya, itu adalah sesuatu yang saya alami hampir di setiap pertandingan tahun ini,” kata Djokovic, dikutip dari ATP. “Muntah menjadi masalah serius. Kemudian seluruh tubuh saya mulai tidak berfungsi, kram dan rasa sakit.”
Masalah tersebut kemudian menjalar ke bagian punggung dan bahu. Djokovic bahkan sempat mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari pertandingan. Namun, kemenangan pada set kedua dan ketiga membuatnya memilih terus berjuang.
“Saya sempat mempertimbangkannya. Tetapi kemudian saya memenangi satu set, lalu set ketiga, sehingga saya berpikir mungkin masih ada peluang,” jelas Djokovic. “Saya tidak ingin menyerah pada set keempat atau kelima. Saya ingin menyelesaikan pertandingan.”
Navone memanfaatkan kondisi tersebut dengan baik. Petenis Argentina itu merebut set keempat dan kelima secara meyakinkan untuk memastikan kemenangan terbesar dalam kariernya di US Open.
Kekalahan ini menjadi momen langka bagi Djokovic. Juara Grand Slam 24 kali itu untuk pertama kalinya sejak Australian Open 2006 tersingkir pada babak pertama turnamen Grand Slam. Sebelumnya, ia juga pernah mengalami nasib serupa di Australian Open 2005.
Meski kecewa, Djokovic tidak ingin terlalu memikirkan catatan tersebut. Ia memilih fokus memulihkan kondisi tubuhnya.
“Tentu saya sangat bangga dengan semua pencapaian pada masa lalu, tetapi sekarang adalah sekarang. Saya baru saja keluar dari lapangan dan masih berusaha mengatasi kondisi tubuh saya,” katanya.
Dukungan penonton di New York juga menjadi salah satu momen emosional bagi Djokovic. Saat tertinggal 1-3 pada set penentuan, para penonton terus memberikan semangat hingga membuatnya meneteskan air mata.
“Saya sangat menyesal tidak tampil sebaik yang seharusnya, yang sebenarnya bisa saya lakukan, atau yang saya inginkan untuk mereka. Tetapi cinta dan penghargaan yang mereka berikan pada akhir pertandingan benar-benar menyentuh hati saya,” ujar Djokovic menandaskan.
Editor: A. Rayyan K
(Sumber: ATP)
