Jay Idzes dan Sassuolo Kompak Ucapkan Dirgahayu Indonesia dengan Bahasa Daerah
Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2026 turut mendapat perhatian dari klub Serie A Liga Italia, Sassuolo. Klub tersebut bersama kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyampaikan ucapan khusus untuk masyarakat Indonesia. (Foto: Sassuolo)
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID, JAKARTA — Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2026 turut mendapat perhatian dari klub Serie A Liga Italia, Sassuolo. Klub tersebut bersama kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyampaikan ucapan khusus untuk masyarakat Indonesia.
Ucapan tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi Sassuolo. Dalam video itu, Jay Idzes tampil bersama Kieronn Bowie untuk menyapa para penggemar di Indonesia yang tengah merayakan HUT Kemerdekaan RI.
Menariknya, Jay tidak hanya menggunakan bahasa Indonesia. Bek asal Indonesia tersebut juga menyelipkan bahasa Sunda dan Jawa ketika menyampaikan salam kepada masyarakat Tanah Air.
“Halo teman-teman di Indonesia, apa kabar? Kumaha damang Indonesia? Piye kabare? Jay Idzes di sini,” kata Idzes.
Setelah menyampaikan salam, Jay melanjutkan pesannya dengan ucapan yang identik dengan perayaan kemerdekaan Indonesia. “Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!” tegasnya.
Kieronn Bowie yang merupakan pemain asal Skotlandia juga ikut menyampaikan pesan untuk masyarakat Indonesia. Bowie saat ini memperkuat Sassuolo dengan status pemain pinjaman dari Verona.
“Selamat Hari Kemerdekaan untuk semua orang di Indonesia. Salam hangat dari Italia. Tetaplah bangga, tetap bersatu dan terus maju. Merdeka!” seru Bowie.
Ucapan tersebut menjadi bentuk perhatian Sassuolo terhadap para pendukungnya di Indonesia. Kehadiran Jay Idzes di klub Serie A turut membuat Sassuolo semakin dekat dengan pencinta sepak bola Tanah Air.
Jay menjadi salah satu pemain Indonesia yang berkarier di kompetisi kasta tertinggi Italia. Selain dirinya, Emil Audero juga memperkuat klub Serie A.
Perjalanan Jay di Italia juga semakin mendapat perhatian. Penampilan bek kelahiran Indonesia tersebut disebut telah menarik minat sejumlah klub besar, sementara Emil Audero memiliki pengalaman panjang sebagai penjaga gawang di kompetisi Italia.
Bagi Jay, momen 17 Agustus tahun ini menjadi kesempatan tersendiri untuk membawa semangat kemerdekaan Indonesia ke panggung sepak bola Italia. Sapaan menggunakan bahasa Sunda dan Jawa pun membuat pesan tersebut terasa lebih dekat dengan masyarakat Indonesia.
Pesan singkat dari Sassuolo dan Jay Idzes itu sekaligus menunjukkan bagaimana sepak bola dapat menjadi jembatan antara Indonesia dan Italia, khususnya melalui pemain yang membawa identitas Merah Putih di kompetisi Serie A.
(Sumber: Sassuolo)
