Juara Matematika dan Calon Pemain Timnas Jadi Talenta Andalan SNT Bolaang Mongondow

snt bolang mangondow

Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 13 Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, membuka harapan baru bagi anak-anak berprestasi untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengejar cita-cita. SNT 13 Bolaang Mongondow merupakan salah satu dari 17 titik SNT yang diluncurkan Kemendikdasmen di berbagai daerah. (Foto: Humas Kemendikdasmen)

Editor: Devona R

GEBRAK.ID, BOLAANG MONGONDOW — Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 13 Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, membuka harapan baru bagi anak-anak berprestasi untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengejar cita-cita. SNT 13 Bolaang Mongondow merupakan salah satu dari 17 titik SNT yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di berbagai daerah Indonesia.

Kehadiran sekolah tersebut mendapat sambutan dari para murid yang memiliki rekam jejak prestasi, baik di bidang akademik maupun olahraga. Mereka berharap lingkungan belajar, fasilitas, serta pendampingan yang tersedia dapat membantu meningkatkan kemampuan hingga tingkat yang lebih tinggi.

Salah satunya Al Fizrah Hasan. Murid SNT 13 Bolaang Mongondow itu memiliki catatan prestasi di bidang matematika.

Dalam dua tahun terakhir, Fizrah berhasil meraih Juara 2 Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow pada 2024. Setahun berikutnya, ia meningkatkan pencapaiannya dengan menjadi Juara 1 OSN Matematika tingkat provinsi.

Kini, Fizrah berusaha menjaga prestasinya melalui latihan, belajar, dan disiplin mengatur waktu. Ia menilai keberadaan SNT dapat memberikan dukungan yang lebih baik untuk mengembangkan kemampuannya.

“Dengan bersekolah di SNT saya merasa dapat meningkatkan prestasi yang saya miliki. Dan juga adanya dukungan tutor dan fasilitas yang baik, saya yakin prestasi itu akan bertambah ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Fizrah seperti dikutip dari siaran pers Kemendikdasmen, Sabtu (15/8/2026).

Bukan hanya prestasi akademik yang tumbuh di SNT 13 Bolaang Mongondow. Sekolah tersebut juga menjadi tempat bagi murid yang memiliki potensi di bidang olahraga.

Wahyu Mokodongan menjadi salah satunya. Pada 2025, ia berhasil menembus skuad utama Sulawesi Utara untuk tampil dalam turnamen sepak bola tingkat nasional.

Pengalaman tersebut membuat Wahyu semakin yakin untuk mengembangkan kariernya di dunia sepak bola. Ia berharap sekolah memberikan dukungan dan fasilitas yang dapat membantunya meningkatkan prestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Saya berharap bisa mendapatkan dukungan penuh dari sekolah dan dapat difasilitasi untuk meningkatkan prestasi saya ke depannya,” ujar Wahyu.

Potensi Murid Jadi Kekuatan Sekolah

Kepala SNT 13 Bolaang Mongondow Budiardjo Mamonto mengatakan setiap murid memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, sekolah perlu memahami kondisi peserta didik sebelum menentukan pendekatan pembelajaran.

Menurut Budiardjo, pemetaan karakteristik murid menjadi bagian penting dalam membangun pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan kehidupan mereka.

“Dari aspek kognitif, sejumlah murid menunjukkan perkembangan kecerdasan naturalis yang baik. Mereka cenderung lebih mudah memahami materi melalui pengalaman nyata, praktik lapangan, dan pembelajaran kontekstual dibandingkan dengan pendekatan yang sepenuhnya bersifat abstrak. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan sekolah dalam merancang pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan murid,” jelas Budiardjo.

Pendekatan tersebut juga mempertimbangkan keberagaman latar belakang dan kondisi geografis para murid. Sekolah berupaya agar perbedaan tersebut tidak menjadi penghambat dalam proses pendidikan.

“Melalui strategi pembelajaran yang adaptif dan fleksibel, sekolah berupaya memastikan keberagaman latar belakang, kondisi geografis, serta potensi setiap murid tidak menjadi hambatan dalam belajar, melainkan menjadi kekuatan untuk menciptakan pembelajaran yang relevan, bermakna, dan mampu mengembangkan potensi mereka secara optimal,” tegas Budiardjo.

SNT untuk Anak dengan Potensi Unggul

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, keberadaan SNT merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan layanan pendidikan unggul kepada anak-anak Indonesia yang memiliki kemampuan dan bakat istimewa.

Potensi tersebut, kata Abdul Mu’ti, tidak hanya mencakup kemampuan akademik. Anak-anak dengan keunggulan di bidang olahraga, seni, maupun bidang lainnya juga membutuhkan layanan pendidikan yang dapat mendukung perkembangan mereka.

“SNT hadir sebagai bentuk pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak dengan potensi unggul. Kami berharap SNT menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang saling melengkapi, memberikan layanan yang lebih terarah bagi anak-anak dengan kemampuan dan bakat istimewa,” pungkas Mendikdasmen.

Bagi Fizrah dan Wahyu, keberadaan SNT 13 Bolaang Mongondow menjadi kesempatan untuk membawa prestasi yang telah mereka raih ke level berikutnya.

Di sisi lain, sekolah memiliki tantangan untuk memastikan setiap potensi murid berkembang secara optimal. Dengan pembelajaran yang adaptif serta dukungan fasilitas dan pendampingan, SNT diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi talenta-talenta dari Sulawesi Utara.

(Sumber: Kemendikdasmen)