SNT 3 OIKN Jadi Rumah Baru 82 Murid Berprestasi untuk Tumbuhkan Potensi di Nusantara

snt mpls oikn naik tangga

Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 3 Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memulai tahun ajaran 2026/2027 dengan energi baru. Sebanyak 82 murid, terdiri atas 41 siswa SMP dan 41 siswa SMA, mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (13/8/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen)

GEBRAK.ID, NUSANTARA — Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 3 Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memulai tahun ajaran 2026/2027 dengan energi baru. Sebanyak 82 murid, terdiri atas 41 siswa SMP dan 41 siswa SMA, mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (13/8/2026).

Bukan sekadar menjadi peserta didik baru, para murid tersebut membawa rekam jejak prestasi dari sekolah sebelumnya. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan terintegrasi di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Salah satu murid yang mencuri perhatian adalah Davina Ruth Stefany Simamora. Siswi SMA SNT 3 OIKN tersebut sebelumnya meraih Juara 1 Lomba Menyanyi Solo Tingkat Provinsi 2025 dan menyandang predikat Putri Duta Lingkungan Hidup 2024.

Bagi Davina, pencapaian tersebut tidak berhenti sebagai koleksi penghargaan. Berbagai kompetisi yang diikutinya justru menjadi pengalaman penting untuk membangun rasa percaya diri sekaligus mengasah kemampuannya.

“Bagi saya, prestasi tersebut bukan hanya tentang mendapatkan penghargaan, tetapi juga menjadi pengalaman yang membuat saya lebih percaya diri dan terus ingin mengembangkan kemampuan saya,” ujar Davina pada Kamis (13/8/2026).

Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 3 Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memulai tahun ajaran 2026/2027 dengan energi baru. Sebanyak 82 murid, terdiri atas 41 siswa SMP dan 41 siswa SMA, mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (13/8/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen)

Davina mengenal SNT 3 OIKN dari guru bahasa Inggris yang sebelumnya mengajar di sekolahnya. Ketertarikan pun muncul karena ia ingin merasakan suasana belajar yang berbeda sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.

“Saya memilih SNT karena saya ingin mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, serta mengembangkan potensi dan bakat yang saya miliki yaitu bernyanyi,” kata Davina.

Prestasi juga mengiringi langkah Matthew Gerald Jordan Situmorang yang kini bergabung dengan SNT 3 OIKN. Selama tiga tahun mengikuti kompetisi paduan suara, Matthew berhasil meraih Gold Medal dalam Bali International Choir Festival (BICF) 2023.

Setahun kemudian, ia memperoleh Silver Medal dalam Soegijapranata International Choir Competition (SICC) 2024. Prestasinya berlanjut dengan meraih Gold Medal dalam International Bandung Choir Festival (IBCF) 2025.

Tak hanya aktif di bidang seni, Matthew juga menunjukkan kemampuan akademik. Ia mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2024 dan berhasil menempati peringkat keenam tingkat provinsi.

Lingkungan belajar dan fasilitas sekolah menjadi salah satu alasan Matthew memilih SNT 3 OIKN. Ia menilai sekolah tersebut menawarkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan dirinya.

“Suatu berkat bagi saya dapat diterima di sekolah yang memiliki guru yang semuanya dapat berbahasa Inggris dan dengan sarana prasarana sekolah yang lengkap ini sangat memenuhi ekspektasi saya,” ujar Matthew.

Sekolah Rujukan Pendidikan Berkualitas

Sebagai bagian dari angkatan pertama SNT di OIKN, Kepala SNT 3 OIKN Fatimatus Zuhra berharap sekolah tersebut tidak hanya menjadi tempat belajar bagi para murid, tetapi juga berkembang sebagai rujukan layanan pendidikan berkualitas di kawasan Nusantara.

“Saya optimis SNT 3 OIKN akan dapat berjalan sesuai visi misi Bapak Presiden dan menjadi sekolah rujukan untuk sekolah-sekolah sekitarnya dan untuk SNT lainnya se-Indonesia,” ujar Zuhra.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti sebelumnya menyatakan kehadiran SNT merupakan bagian dari pelaksanaan visi Presiden Prabowo untuk menghadirkan layanan pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat membuka MPLS SNT angkatan pertama dalam kesempatan terpisah. Menurutnya, keberadaan SNT diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Sekolah Nasional Terintegrasi ini merupakan pelaksanaan dari arahan Bapak Presiden untuk kita memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dalam rangka membangun generasi dan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” kata Mendikdasmen.

Dengan masuknya 82 murid berprestasi pada tahun ajaran baru, SNT 3 OIKN kini memiliki modal awal untuk membangun lingkungan pendidikan yang mendorong kemampuan akademik sekaligus pengembangan bakat.

Bagi Davina, Matthew, dan para murid lainnya, langkah di SNT 3 OIKN menjadi awal perjalanan baru. Prestasi yang mereka bawa dari sekolah sebelumnya kini diharapkan berkembang menjadi potensi yang lebih besar di lingkungan pendidikan Nusantara.

(Sumber: Kemendikdasmen)