Petarung Indonesia Bilal Hasan Siap Debut UFC, Tantang Nilson Rojas yang Belum Terkalahkan
Petarung asal Amerika Serikat berdarah Indonesia Bilal Hasan (kanan) merayakan kemenangannya atas wakil India Mridul Saikia pada laga kelas terbang (flyweight) Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 di Meta APEX, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Selasa (11/8/2026) waktu setempat. (Foto: UFC)
Editor: A. Rayyan K
GEBRAK.ID — Petarung bela diri campuran (MMA) berdarah Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani debutnya di Ultimate Fighting Championship (UFC) dengan menghadapi petarung Peru, Nilson Rojas. Pertarungan kelas terbang atau flyweight tersebut dijadwalkan berlangsung di Shanghai, China, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Bilal mengumumkan pertarungan itu melalui akun Instagram resminya, @bilaltheindoninja. Promotor Rojas, INKA MMA, juga mengonfirmasi duel tersebut melalui akun Instagram @inkammapro.
“Kami senang salah satu prospek INKA MMA (Nilson Rojas-red), berada di UFC,” tulis INKA MMA.
Debut di UFC menjadi kesempatan penting bagi Bilal untuk melanjutkan rekor impresif yang telah dibangunnya sejak terjun ke dunia MMA.
Petarung kelahiran Amerika Serikat itu belum pernah menelan kekalahan sejak mulai berkompetisi di level amatir pada 2021. Berdasarkan laman statistik MMA Sherdog, Bilal mencatat lima kemenangan dari lima pertarungan amatir pada periode 2021-2022.
Empat kemenangan di antaranya diraih melalui technical knockout (TKO), sedangkan satu lainnya melalui keputusan mutlak.
Setelah beralih ke level profesional pada Desember 2022, Bilal melanjutkan kariernya di Cage Fury Fighting Championship (CFFC). Kompetisi tersebut menjadi salah satu jalur penting bagi petarung MMA untuk mendapatkan kesempatan tampil di UFC.
Delapan Pertarungan Profesional tanpa Kalah
Performa Bilal di CFFC juga sangat meyakinkan. Dari delapan pertarungan profesional yang dijalaninya, ia selalu meraih kemenangan.
Rinciannya, tiga kemenangan melalui TKO, tiga lewat knockout (KO), satu melalui submission atau kuncian, serta satu kemenangan berdasarkan keputusan juri.
Prestasi penting kemudian diraih Bilal pada September 2024. Petarung berjuluk The IndoNinja itu merebut gelar juara kelas ringan CFFC setelah mengalahkan Jose Leon. Hingga kini, Bilal masih memegang sabuk juara tersebut.
Tiket menuju UFC akhirnya didapat setelah Bilal tampil di Dana White’s Contender Series (DWCS) Season 10 di Las Vegas, Amerika Serikat, Selasa, 11 Agustus 2026.
Menghadapi petarung India, Mridul Saikia, Bilal tampil agresif dan hanya membutuhkan waktu 45 detik untuk mengakhiri pertarungan melalui TKO. Kemenangan tersebut membuat Bilal mendapatkan kontrak untuk bergabung dengan UFC.
Rojas Juga Datang dengan Rekor Sempurna
Meski begitu, Bilal tidak akan menghadapi lawan sembarangan. Nilson Rojas juga memiliki catatan sempurna sejak menjadi petarung profesional.
Petarung asal Peru tersebut belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan profesional. Rojas mencatat lima kemenangan melalui TKO, dua lewat KO, dan dua kemenangan berdasarkan keputusan juri.
Rekor Rojas memang tidak sepenuhnya sempurna karena ia pernah kalah satu kali ketika masih bertarung di level amatir. Dari lima pertandingan amatir, Rojas meraih empat kemenangan. Tiga di antaranya berakhir dengan TKO, sedangkan satu kemenangan lainnya melalui keputusan.
Kemampuan Rojas mengakhiri pertarungan dengan serangan cepat membuatnya mendapat julukan El Rayo atau Si Kilat.
Duel di Shanghai pun menjadi pertemuan dua petarung debutan UFC dengan modal rekor profesional yang sama-sama mengesankan. Bilal datang membawa momentum kemenangan cepat di DWCS, sedangkan Rojas memiliki sembilan kemenangan beruntun di level profesional.
Bagi Bilal, laga tersebut sekaligus menjadi panggung pertama untuk membuktikan kemampuannya di UFC setelah perjalanan panjang dari level amatir, CFFC, hingga akhirnya mendapatkan kontrak dari promotor MMA terbesar dunia tersebut.
(Sumber: UFC)
