9 Atlet Panjat Tebing Indonesia Berangkat ke Jepang, Target 3 Medali di Asian Games 2026

atlet panjat tebing kumpul fpti

Para atlet, pelatih, dan ofisial timnas panjat tebing Indonesia berpose bersama Ketum PP FPTI Yenni Wahid (tengah) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (24/9/2026), sebelum keberangkatan ke Jepang untuk mengikuti Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Foto: PP FPTI)

GEBRAK.ID — Sembilan atlet panjat tebing Indonesia bertolak ke Jepang untuk menghadapi persaingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Yenni Wahid melepas langsung rombongan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (24/9/2026).

Yenni meminta para atlet menjaga fokus sekaligus menikmati setiap pertandingan tanpa terbebani tekanan berlebihan.

“Saya harap semua atlet fokus tetapi santai diiringi dengan komitmen untuk meraih prestasi tertinggi,” kata Yenni.

Sembilan atlet tersebut akan turun pada tiga disiplin, yakni speed, lead, dan boulder. Pada nomor speed, Indonesia mengandalkan Veddriq Leonardo, Aditya Tri Syahria, Desak Made Rita Kusuma Dewi, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Nomor lead diisi Putra Tri Ramadani atau Srondeng, Raviandi Ramadhan, Sukma Lintang Cahyani, dan Alma Ariella Tsani. Sementara itu, Ravianto Ramadhan menjadi andalan Indonesia di nomor boulder. Raviandi Ramadhan juga akan memperkuat sektor boulder.

Keberangkatan ke Jepang menjadi bagian dari persiapan Indonesia menghadapi salah satu ajang olahraga terbesar di Asia. Berdasarkan jadwal resmi Olympic Council of Asia (OCA), Asian Games Aichi-Nagoya berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026, dengan panjat tebing termasuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan.

FPTI sebelumnya memasang target sedikitnya tiga medali untuk panjat tebing Indonesia, dengan harapan dua di antaranya berupa emas. Yenni menyebut pengalaman bertanding di berbagai kompetisi internasional menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan dan mental atlet.

Manajer timnas panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu juga menilai target dua emas dari disiplin speed dan lead masih realistis. Menurut dia, persiapan tim dilakukan secara terarah agar atlet mampu tampil maksimal di Jepang.

Salah satu tumpuan Indonesia datang dari Veddriq Leonardo. Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu sebelumnya menyatakan fokus menjaga kesiapan teknis, fisik, dan mental menjelang Asian Games.

Yenni menegaskan FPTI tidak ingin memberikan beban berlebihan kepada atlet. Federasi berharap Veddriq dan kawan-kawan bisa tampil lepas dengan tetap menjaga konsentrasi serta performa terbaik.

“Saya harap semua atlet fokus tetapi santai diiringi dengan komitmen untuk meraih prestasi tertinggi,” ujar Yenni.

Manajer timnas Aries Susanti Rahayu menilai dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi seluruh anggota tim. “Motivasi dari ketum sangat berarti bagi kami sebagai modal untuk berlaga di Asian Games 2026,” kata dia.

Pertandingan panjat tebing dijadwalkan mulai memasuki babak kualifikasi pada 29 September dan berlangsung hingga 3 Oktober. Indonesia berharap kekuatan para atlet di tiga disiplin tersebut mampu menghasilkan medali sekaligus memperkuat kontribusi Merah Putih dalam perburuan prestasi di Aichi-Nagoya 2026.

(A. Rayyan K/Sumber: FPTI, OCA)