Ducati Tegaskan Belum Ada Favorit Juara MotoGP 2026, Marc Marquez dan Jorge Martin Ketat
Marc Marquez kembali menunjukkan kelasnya dengan memenangkan MotoGP San Marino 2026 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Minggu (13/9/2026). Hasil tersebut membuat persaingan perebutan gelar juara dunia semakin sengit karena Marquez kini menyamai perolehan poin Jorge Martin. (Foto: MotoGP)
GEBRAK.ID — Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin sengit setelah Marc Marquez berhasil mengambil alih posisi teratas klasemen. Namun, Manajer Tim Ducati Lenovo Davide Tardozzi menilai belum ada satu pembalap yang layak disebut sebagai favorit juara.
Tardozzi meminta Ducati tetap menjaga konsentrasi karena perjalanan menuju akhir musim masih panjang. Menurut dia, persaingan gelar kemungkinan baru akan benar-benar terlihat menjelang seri terakhir.
“Tidak, saya pikir tidak ada yang difavoritkan menjadi juara untuk saat ini. Seperti saya bilang sebelumnya, akan ada perebutan gelar hingga akhir,” kata Tardozzi seperti dikutip dari MotoGP, Senin (14/9/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah Marc Marquez tampil impresif pada MotoGP San Marino di Sirkuit Misano. Pembalap Ducati Lenovo itu meraih kemenangan pada sesi sprint dan balapan utama sehingga mengumpulkan poin maksimal dari akhir pekan tersebut.
Hasil itu sekaligus mengubah peta persaingan. Marc kini sejajar dengan Jorge Martin di puncak klasemen dengan 274 poin. Pembalap asal Spanyol tersebut berada di posisi pertama karena unggul jumlah kemenangan, setelah mengoleksi lima kemenangan dibandingkan satu kemenangan milik Martin.
Tardozzi mengakui kemenangan di Misano memperlihatkan kembali kekuatan Marc dalam persaingan menuju gelar. Meski begitu, ia mengingatkan masih banyak balapan yang harus dijalani Ducati sebelum menentukan siapa yang paling berpeluang menjadi juara.
“Saya pikir Marc telah menunjukkan siapa dirinya di Misano, tapi di satu sisi kami masih harus bersaing di banyak balapan dan masih banyak poin yang harus dikejar,” ujar Tardozzi.
Aprilia masih menjadi ancaman serius bagi Ducati. Selain Martin, Marco Bezzecchi juga berada dalam persaingan setelah menjalani musim yang kompetitif. Bezzecchi kini tertinggal dari dua pesaing utamanya setelah gagal finis di Misano akibat kecelakaan pada lap pertama.
Sebelum balapan San Marino, MotoGP mencatat tiga pembalap teratas hanya terpaut 24 poin. Setelah Marc menyapu bersih akhir pekan di Misano, persaingan justru semakin rapat di puncak klasemen.
Dengan masih sembilan seri tersisa, Tardozzi meminta Ducati tidak terlena dengan momentum yang sedang dimiliki Marc. “Kami harus terus berkonsentrasi dan mengoleksi poin sebanyak mungkin dari semua kemungkinan,” tegasnya.
Seri berikutnya akan berlangsung di Austria pada 18-20 September. Pertarungan Marc Marquez dan Jorge Martin pun dipastikan menjadi salah satu perhatian utama dalam lanjutan perburuan gelar MotoGP 2026.
(A. Rayyan K/Sumber: MotoGP)
