Gelandang West Ham Edson Alvarez Bantah Keras Tuduhan Terlibat Penculikan di Meksiko

edson alvarez meksiko

Gelandang West Ham United dan kapten Timnas Meksiko, Edson Alvarez. (Foto: Tangkapan layar Facebook)

GEBRAK.ID — Gelandang West Ham United dan kapten Timnas Meksiko, Edson Alvarez, akhirnya buka suara terkait tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan kasus dugaan penculikan seorang produser audiovisual di Meksiko pada 2024.

Pemain berusia 28 tahun itu membantah keras tuduhan tersebut. Alvarez menegaskan tidak memiliki keterlibatan maupun pengetahuan mengenai peristiwa yang disebut-sebut melibatkan orang dari keluarga mantan pasangannya.

Tuduhan tersebut mencuat setelah produser Juan Jose Lopez Ordonez mengungkapkan versinya kepada media Meksiko. Lopez Ordonez mengaku menjadi korban penculikan pada November 2024 dan menyebut ayah mantan pasangan Alvarez, Jonathan Toache Bedolla, dalam keterangannya.

Menurut Lopez Ordonez, persoalan tersebut bermula dari konflik terkait produksi dokumenter mengenai perjalanan karier Alvarez serta persoalan bisnis dan properti. Ia juga menuding adanya keterlibatan Alvarez dalam konflik tersebut.

Namun, tidak ada temuan yang dipublikasikan yang membuktikan keterlibatan Alvarez dalam dugaan penculikan itu. Media Meksiko yang memberitakan perkara tersebut juga mencatat bahwa Alvarez telah menolak seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Alvarez kemudian menyampaikan pernyataan melalui media sosial. Ia merasa namanya terus digunakan untuk meningkatkan perhatian publik terhadap persoalan yang menurutnya sama sekali tidak berkaitan dengannya.

“Dalam beberapa bulan terakhir, nama dan citra saya berulang kali digunakan untuk mendapatkan perhatian media yang lebih besar terhadap situasi yang tidak ada hubungannya dengan saya,” kata Alvarez.

Alvarez juga mempertanyakan dasar tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan kasus tersebut. “Saya dengan tegas menolak setiap tuduhan atau upaya untuk mengaitkan nama saya dengan peristiwa, konflik, atau tindakan yang sepenuhnya tidak berhubungan dengan saya,” ujarnya.

Alvarez mengaku sebelumnya memilih diam. Namun, menurut dia, tuduhan yang terus beredar telah melewati batas karena menyeret nama dan reputasinya tanpa bukti.

“Selama ini saya memilih untuk tidak merespons. Namun, ada batasnya. Mengaitkan pengetahuan, tanggung jawab, atau keterlibatan saya dalam persoalan seperti ini tanpa menunjukkan satu pun bukti jelas telah melewati batas tersebut,” tegasnya.

Media Meksiko El Financiero melaporkan Alvarez juga meminta pihak yang memiliki bukti untuk menyerahkannya kepada otoritas, kejaksaan, atau pengadilan agar perkara tersebut dapat diproses melalui jalur hukum. Tim hukum sang pemain disebut sedang mempertimbangkan langkah terhadap pihak yang menyebarkan tuduhan yang dinilai tidak benar.

Kasus tersebut kini menambah sorotan terhadap Alvarez, yang selain menjadi pemain West Ham United juga memegang peran penting di Timnas Meksiko. Meski demikian, sampai ada bukti atau keputusan resmi dari otoritas berwenang, tuduhan terhadap dirinya tetap berstatus sebagai klaim yang belum terbukti.

(A. Rayyan K/Sumber: Tribal Football)