Istri Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad, Siti Hasmah, Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Mantan Presiden RI Joko Widodo (kedua kanan) bersama Ibu Iriana Joko Widodo (kedua kiri), Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad (kanan), dan Ibu Siti Hasmah (kiri) melambaikan tangan saat kunjungan kenegaraan di beranda Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6/2018). (Foto: Antara/Puspa P)
GEBRAK.ID – Kabar duka datang dari Malaysia. Siti Hasmah Mohamad Ali, istri mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, meninggal dunia di Rumah Sakit Institut Jantung Negara (IJN), Kuala Lumpur, Senin (28/9/2026). Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 100 tahun.
Kabar meninggalnya Siti Hasmah dikonfirmasi oleh putranya, Mokhzani Mahathir, sebagaimana dilaporkan kantor berita Malaysia, Bernama, Senin. Kepergian Siti Hasmah menjadi kabar duka bagi keluarga Mahathir dan masyarakat Malaysia.
Siti Hasmah meninggalkan tujuh orang anak. Hingga laporan ini disusun, informasi mengenai penyebab meninggal dunia maupun prosesi pemakaman belum tercantum dalam keterangan yang tersedia.
Semasa hidupnya, Siti Hasmah dikenal sebagai pendamping Mahathir Mohamad, yang dua kali menjabat sebagai PM Malaysia. Selain mendampingi suaminya dalam perjalanan politik, Siti Hasmah juga memiliki latar belakang profesional di bidang kedokteran.
Kehadirannya dalam berbagai kegiatan kenegaraan turut memperkenalkan sosoknya kepada masyarakat internasional. Salah satunya ketika ia mendampingi Mahathir dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Juni 2018. Saat itu, keduanya disambut Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat.
Kepergian Siti Hasmah pada usia satu abad menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang tokoh yang telah mendampingi salah satu figur penting dalam sejarah politik Malaysia. Mahathir Mohamad sendiri dikenal sebagai perdana menteri yang memimpin Malaysia dalam dua periode berbeda.
Berita wafatnya Siti Hasmah dilaporkan Bernama dan dikutip Antara pada Senin pagi. Kabar tersebut segera menjadi perhatian, mengingat perannya sebagai istri mantan kepala pemerintahan Malaysia yang telah lama dikenal di kawasan Asia Tenggara.
(Saeful Imam/Sumber: Bernama/Antara)
