Rafael Marquez Punya Misi Besar sebagai Pelatih Meksiko: Tembus Perempat Final Piala Dunia
Rafael Marquez membawa ambisi besar setelah resmi dipercaya menjadi pelatih kepala Timnas Meksiko. (Foto: X/FIFA)
GEBRAK.ID — Rafael Marquez membawa ambisi besar setelah resmi dipercaya menjadi pelatih kepala Timnas Meksiko. Mantan kapten El Tri itu ingin menembus batas yang selama ini gagal ia lewati, yakni membawa Meksiko melampaui babak 16 besar Piala Dunia.
Marquez menyampaikan target tersebut saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Meksiko. Ia melihat pekerjaan barunya sebagai kesempatan untuk meraih sesuatu yang tidak pernah berhasil diwujudkannya ketika masih menjadi pemain.
“Hal itu tidak terjadi kepada saya sebagai pemain dalam lima Piala Dunia. Sayangnya, kami selalu mencapai titik yang sama. Sekarang saya memiliki kesempatan ini,” kata Marquez, Jumat (11/9/2026).
Mantan bek AS Monaco dan Barcelona itu memiliki pengalaman tampil di lima edisi Piala Dunia, yakni 2002, 2006, 2010, 2014, dan 2018. Dalam seluruh turnamen tersebut, Meksiko selalu tersingkir pada babak 16 besar.
Kini, Marquez ingin memutus catatan tersebut dari pinggir lapangan. Ia tidak berencana membangun tim dari awal karena sudah memahami karakter para pemain serta lingkungan Timnas Meksiko setelah sebelumnya menjadi bagian dari staf pelatih Javier Aguirre.
“Cara saya menyelesaikan pekerjaan bersama Javier memberi saya banyak kepercayaan diri untuk melanjutkan proses ini. Saya mengenal para pemain dengan cukup baik dan memahami lingkungan di sini,” ujarnya.
Marquez juga punya modal pengalaman sebagai pemain elite. Bersama Barcelona, ia memenangkan empat gelar LaLiga dan dua trofi Liga Champions. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu Meksiko meningkatkan level persaingan di pentas internasional.
Target Marquez sejalan dengan ambisi FMF. Federasi Sepak Bola Meksiko mencantumkan keinginan untuk membawa tim nasional masuk delapan besar dunia dalam visi mereka menuju Piala Dunia 2026.
Selain mengejar prestasi, Marquez ingin membangun identitas permainan yang membuat publik Meksiko kembali bangga. Ia menekankan pentingnya tim bermain dengan daya juang tinggi dan tetap kompetitif menghadapi siapa pun lawannya.
“Kami ingin masyarakat merasa bangga dengan tim nasional mereka dan bahagia melihat tim yang memberikan segalanya serta mewakili mereka dengan baik. Kami ingin selalu bersaing, siapa pun lawannya,” kata Marquez.
Debut Marquez sebagai pelatih kepala Meksiko dijadwalkan berlangsung melawan Kolombia di Baltimore pada 26 September 2026. Setelah itu, Meksiko menghadapi Peru di New Jersey pada 29 September, Amerika Serikat di Glendale pada 3 Oktober, kemudian Chile di Los Angeles pada 6 Oktober. Jadwal tersebut telah tercantum dalam kalender resmi FMF.
Rangkaian pertandingan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Marquez untuk menguji gagasannya sekaligus mulai membentuk Meksiko sesuai identitas yang ia inginkan.
(A. Rayyan K/Sumber: Tribal Football)
