Rektor UPN “Veteran” Jakarta Bekali 1.944 Wisudawan Hadapi Era AI

Foto - Wisuda ke-77 UPNVJ di Plenary Hall, JICC Jakarta - 1

Upacara wisuda ke-77 UPNVJ di JICC, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pagi. Wisuda tahun akademik 2025/2026 itu melantik 326 lulusan program Diploma Tiga, 1.458 lulusan program Sarjana, 107 lulusan program Magister, dan 53 lulusan program Profesi. Wisuda digelar dua sesi, Sesi pagi dan Sesi siang. (Foto: Courtesy Channel Youtube UPNVJ/Gebrak.Id)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., meminta 1.944 wisudawan dan wisudawati menjadikan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat untuk memperkuat kemampuan berpikir dan berkarya, bukan sebagai pengganti nalar kritis serta tanggung jawab manusia.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Rektor pada upacara wisuda ke-77 UPNVJ di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pagi. Wisuda tahun akademik 2025/2026 itu melantik 326 lulusan program Diploma Tiga, 1.458 lulusan program Sarjana, 107 lulusan program Magister, dan 53 lulusan program Profesi. “Profesional yang mampu menggunakan AI untuk memperbesar kapasitas berpikir dan berkarya tanpa menyerahkan daya kritis dan tanggung jawabnya kepada mesin,” kata Rektor dalam sambutannya. Ia menegaskan, lulusan UPNVJ diharapkan berkembang menjadi AI-enabled professional, bukan sekadar pengguna AI. Salah satu wisudawan program Magister Ilmu Komunikasi adalah Zaky Al Hamzah, Redaktur Pelaksana Media Gebrak.id

Menurut Rektor, AI telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari proses belajar, pekerjaan, komunikasi, penelitian, pengambilan keputusan, hingga penciptaan karya. Karena itu, tantangan pendidikan tinggi tidak lagi berhenti pada kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga menyangkut kemampuan untuk tetap berdaulat atas pengetahuan dan masa depan.

Ia mendefinisikan kedaulatan pengetahuan sebagai kemampuan memahami, mengkritisi, memverifikasi, dan menciptakan pengetahuan serta teknologi untuk kepentingan masyarakat dan bangsa. Di tengah otomatisasi pekerjaan teknis dan repetitif, para lulusan diminta memperkuat kemampuan yang bersifat manusiawi, seperti kreativitas, empati, kepemimpinan, komunikasi, penilaian etis, kolaborasi, dan berpikir kritis.

Wisudawan Dihimbau Terus Belajar
Rektor juga mengingatkan para wisudawan bahwa gelar akademik merupakan pintu masuk ke dunia kerja, bukan tanda berakhirnya proses belajar. Perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja menuntut lulusan untuk terus meningkatkan keterampilan, mempelajari keterampilan baru, serta mengembangkan kebiasaan belajar sepanjang hayat.

Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm memberikan sambutan pada upacara wisuda ke-77 UPNVJ di JICC, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pagi. Wisuda digelar dua sesi, Sesi pagi dan Sesi siang. (Foto: Courtesy Channel Youtube UPNVJ/Gebrak.Id)

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, para lulusan diminta menjadi pembelajar sepanjang hayat dengan terus membaca, bertanya, bereksplorasi, bereksperimen, berdiskusi, dan belajar dari pengalaman. Kedua, mereka diminta menjadi pengguna teknologi yang berdaulat sehingga teknologi tidak menghilangkan fokus, nalar, dan nilai-nilai kemanusiaan. Ketiga, para lulusan diminta menjadi pribadi yang berilmu sekaligus berkarakter. “Ilmu tanpa karakter dapat melahirkan kecerdasan yang kehilangan arah. Sebaliknya, karakter tanpa ilmu dapat menghadapi keterbatasan ketika berhadapan dengan kompleksitas zaman,” ujarnya.

Prestasi dan pencapaian Kampus UPNVJ
Selain memberikan pesan terkait AI dan masa depan lulusan, Rektor menyampaikan sejumlah perkembangan UPNVJ. Ia mengatakan, pada 2026 terdapat 96.561 pendaftar mahasiswa baru, meningkat 2,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, UPNVJ menerima 4.594 mahasiswa.

UPNVJ, lanjutnya, memiliki 45 program studi. Sebanyak 46,7 persen program studi disebut telah meraih akreditasi unggul, sedangkan 40 persen lainnya telah memperoleh akreditasi internasional. Rektor juga menyampaikan bahwa UPNVJ mulai membuka kelas internasional pada 2025 setelah menerima 1.200 pendaftar dari 46 negara dan menerima 13 mahasiswa dari sejumlah negara, antara lain Mozambik, Tanzania, Pakistan, Yaman, India, dan Timor-Leste.

Pada bidang prestasi, Rektor menyebut 15 mahasiswa UPNVJ yang mengikuti enam kompetisi internasional pada Januari–Agustus 2026 berhasil meraih juara. Di tingkat nasional, 179 mahasiswa mengikuti 97 perlombaan, dengan 170 di antaranya memenangkan 94 lomba.

Menutup sambutannya, Rektor mengajak para lulusan bergabung dengan Ikatan Alumni UPNVJ yang memiliki jejaring lebih dari 50.000 alumni. Ia juga meminta para alumni berpartisipasi dalam tracer study untuk menjaga keterhubungan dengan almamater. (*)

(Zaky Al Hamzah)