Reece James Diplot Jadi Gelandang Utama Chelsea Pasca Hengkangnya Enzo Fernandez

reece james chelsea fc-getty images

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, memberikan dukungan penuh kepada kapten timnya, Reece James, untuk mengunci posisi reguler di lini tengah the Blues. (Foto: Chelsea FC/Getty Images)

GEBRAK.ID — Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, memberikan dukungan penuh kepada kapten timnya, Reece James, untuk mengunci posisi reguler di lini tengah the Blues. Keputusan ini diambil usai manuver besar klub London Barat tersebut pada hari terakhir bursa transfer.

Chelsea baru saja melepas wakil kapten Enzo Fernandez ke rival Premier League, Manchester City, dengan nilai transfer fantastis mencapai 125 juta poundsterling atau sekitar Rp2,5 triliun. Angka tersebut menyamai rekor transfer tertinggi di sepak bola Inggris.

Sejatinya, manajemen the Blues berencana mendatangkan Lamine Camara dari AS Monaco sebagai pengganti gelandang asal Argentina itu. Namun, klub Ligue 1 Prancis tersebut mendadak membatalkan kesepakatan pada detik-detik akhir penutupan bursa.

Kondisi ini membuat pilihan Xabi Alonso di sektor sentral menjadi terbatas. Saat ini, opsi gelandang yang tersedia tersisa Moises Caicedo, Romeo Lavia, Valentin Barco, Jordan Henderson, serta Reece James.

Meskipun posisi aslinya adalah bek kanan, James sudah sering dipasang di lini tengah sepanjang tahun lalu. Perubahan peran ini tak lepas dari kemampuan umpan James yang ciamik, sekaligus menyesuaikan dengan riwayat cederanya yang membuat pergerakannya di sisi sayap tak seagresif dulu.

Menjelang laga krusial menghadapi Arsenal pada Minggu (6/9/2026), Alonso optimistis sang kapten mampu menjalankan peran barunya secara permanen dan maksimal.

“Saya bisa katakan dia sangat nyaman dan percaya diri bermain di posisi itu. Dia memiliki kecerdasan taktik untuk bermain di sana serta mampu terhubung dengan rekan-rekan di sekitarnya. Reece tahu persis apa yang harus dilakukan sebelum dan sesudah menerima bola,” ujar Xabi Alonso, Sabtu (5/9/2026).

Juru taktik asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak sedang bereksperimen, mengingat James sudah berpengalaman tampil di posisi tengah pada pertandingan-pertandingan besar sebelumnya.

“Saya ingat melihatnya tampil sangat baik di tengah. Kami memanfaatkannya dan dia akan mendapatkan banyak menit bermain di sana sebagai gelandang utama. Dia pernah berduet dengan Moises Caicedo di final Piala Dunia Antarklub di New York, juga saat berlaga di Anfield tahun lalu. Ini bukan hal baru baginya,” jelas Alonso.

Selain faktor teknis, Alonso menilai kehadiran James di tengah memberikan dampak emosional dan kepemimpinan yang sangat dibutuhkan tim saat memegang kendali permainan.

“Secara fisik dia sangat bugar dan siap bertanding. Di lini tengah, Anda harus mengambil banyak keputusan kecil dengan cepat karena selalu terhubung langsung dengan alur bola. Reece terlibat aktif, memiliki visi posisi yang matang, serta dihormati oleh seluruh pemain. Ketika dia berbicara, rekan-rekannya mendengarkan dan mengikutinya,” kata mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut.

(A. Rayyan K/Sumber: Tribal Football)