Cristiano Ronaldo Kena Skorsing 30 Hari dan Denda Rp4,2 Juta dari FPF, Ini Penyebabnya
Bintang sepak bola Cristiano Ronaldo akhirnya menerima hukuman dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan tim nasional (timnas) tanpa izin. Pemain berusia 41 tahun itu dijatuhi skorsing selama 30 hari dan denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp4,2 juta. (Foto: Xinhua)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Bintang sepak bola Cristiano Ronaldo akhirnya menerima hukuman dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan tim nasional (timnas) tanpa izin. Pemain berusia 41 tahun itu dijatuhi skorsing selama 30 hari dan denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp4,2 juta.
Keputusan tersebut diumumkan Dewan Disiplin FPF pada Senin (19/10/2026). Sejumlah media internasional, termasuk Reuters dan Sky Sports, melaporkan bahwa sanksi itu berkaitan dengan tindakan Ronaldo meninggalkan kamp latihan Portugal di Kopenhagen pada 30 September 2026.
Perselisihan tersebut bermula setelah Ronaldo tidak dimainkan saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia dalam lanjutan UEFA Nations League pada 27 September 2026. Ronaldo disebut kecewa karena merasa pelatih Portugal, Jorge Jesus, tidak memenuhi kesepakatan mengenai kesempatan bermainnya.
Ketegangan berlanjut ketika Ronaldo mengetahui dirinya tidak akan menjadi starter dalam pertandingan melawan Denmark. Ia kemudian meninggalkan pemusatan latihan sebelum pertandingan berlangsung.
Dewan Disiplin FPF menyatakan, Ronaldo terbukti melakukan pelanggaran yang disengaja berdasarkan Pasal 160 ayat 1 peraturan disiplin federasi. Keputusan tersebut menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 30 hari serta denda 255 euro.
Baca Juga
Ronaldo Akui Kesalahan dan Minta Maaf
Setelah insiden itu, kapten timnas Portugal tersebut menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setimnya dan mengakui tindakannya perlu mendapat konsekuensi.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan pada 6 Oktober 2026, Ronaldo menyatakan bertanggung jawab atas keputusannya meninggalkan tim. Ia juga menegaskan kesiapannya menerima hukuman dari federasi.
Sementara itu, Jorge Jesus membantah pernah menjanjikan peran tertentu kepada Ronaldo. Meski demikian, pelatih tersebut tidak menutup kemungkinan sang kapten kembali memperkuat Portugal setelah persoalan disiplin diselesaikan.
Presiden FPF Pedro Proença juga menyampaikan keinginan federasi agar Ronaldo kembali bergabung dengan tim nasional setelah proses disipliner berakhir.
Berpeluang Tampil pada November
Hukuman 30 hari tersebut tidak serta-merta membuat Ronaldo absen dalam pertandingan internasional Portugal berikutnya. Sejumlah laporan media menyebut masa sanksi dihitung sejak 30 September, bertepatan dengan hari ia meninggalkan kamp latihan.
Dengan perhitungan tersebut, Ronaldo berpeluang kembali tersedia untuk pertandingan Portugal melawan Denmark pada 14 November dan Wales pada 17 November 2026.
Namun, ketersediaannya tetap bergantung pada ketentuan pelaksanaan sanksi dan keputusan pelatih dalam pemanggilan pemain.
Ronaldo saat ini memperkuat klub Arab Saudi, Al-Nassr. Hukuman dari FPF berkaitan dengan aktivitasnya bersama tim nasional Portugal, bukan larangan bermain untuk klubnya.
Kasus ini menjadi sorotan karena Ronaldo merupakan kapten sekaligus salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal. Keputusan federasi menegaskan bahwa status seorang pemain tidak menghapus kewajiban untuk mematuhi aturan disiplin tim nasional.
(A. Rayyan K/berbagai sumber)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID