Enam Murid SLB Indonesia Bawa Pulang 6 Medali Kompetisi Kuliner Internasional dari Malaysia

momen slb 6 juara

Momen kedatangan delegasi Indonesia di Tangerang Banten pada Minggu (25/10/2026), dengan raihan 6 medali di ajang Battle of The Chefs tahun 2026 yang berlangsung di Penang, Malaysia. (Foto: Tim Puspreka/Kemendikdasmen)

GEBRAK.ID — Enam murid sekolah luar biasa (SLB) Indonesia menorehkan prestasi di panggung internasional. Mereka membawa pulang empat medali perak dan dua medali perunggu dari kompetisi kuliner Battle of the Chefs (BOTC) 2026 yang berlangsung di Penang, Malaysia, pada 21–24 Oktober 2026.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kesempatan, latihan, dan dukungan yang tepat dapat membantu setiap murid mengembangkan potensinya. Keberhasilan ini sekaligus menjadi dorongan bagi pendidikan inklusif agar murid berkebutuhan khusus memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengasah keterampilan dan menunjukkan kemampuan.

Kepala Pusat Pengembangan Prestasi dan Pembinaan Karakter (Puspreka) Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, mengapresiasi pencapaian para peserta. Menurutnya, pengalaman berkompetisi di tingkat internasional memiliki nilai penting, tidak hanya dari jumlah medali, tetapi juga dari proses belajar, kreativitas, kemandirian, dan kepercayaan diri yang tumbuh selama persiapan hingga perlombaan.

“Keikutsertaan dalam ajang BOTC 2026 ini tidak semata-mata berorientasi pada raihan penghargaan. Prestasi ini menjadi wujud komitmen untuk menghadirkan ruang yang inklusif bagi murid berkebutuhan khusus agar dapat menunjukkan kompetensi, mengembangkan kemandirian, dan memperoleh pengakuan atas potensi yang dimiliki,” ujar Rusprita, Minggu (25/10/2026).

Enam murid yang mewakili Indonesia berasal dari berbagai daerah. Mereka ialah Keylla Almayra dari SLB Negeri 1 Bantul, DI Yogyakarta; Dinda Aprillia dari SLB Negeri Pembina Palembang, Sumatra Selatan; Roainun dari SLB Negeri Pangeran Cakrabuana, Jawa Barat; Charisya Apta Maydian Aglind dari SLB Negeri Semarang, Jawa Tengah; Hepi Vania Zendrato dari SLB Negeri 1 Padang, Sumatra Barat; serta Andi Ismira Aulia dari SLB Negeri Tanjung Selor, Kalimantan Utara.

Kreasi Kue Jadi Andalan di Kompetisi Internasional

Bagi Andi Ismira Aulia, mengikuti BOTC 2026 menjadi pengalaman pertamanya mewakili Indonesia di ajang internasional. Bersama Hepi Vania Zendrato, ia menampilkan kue dua tingkat bertema bunga dengan hiasan berbentuk keranjang dan ornamen floral.

Mira, sapaan Andi Ismira, mengaku pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan berani menghadapi tantangan baru. Ia juga mengajak teman-temannya di seluruh Indonesia agar tidak menyerah dalam mengejar cita-cita.

“Tetap semangat, jangan patah semangat, dan terus belajar untuk menampilkan yang terbaik,” pesannya.

Semangat serupa ditunjukkan Dinda Aprillia, peraih medali perunggu. Guru pendampingnya, Labora Francisca, mengatakan Dinda tetap tekun berlatih meski kabut asap melanda Kota Palembang menjelang kompetisi.

Dalam perlombaan, Dinda membuat kue bertema Tahun Baru Imlek dengan dekorasi naga dan ornamen khas perayaan tersebut. Labora berharap pencapaian itu membuka kesempatan lebih luas bagi Dinda untuk mengembangkan keterampilan, melanjutkan pendidikan, hingga memperoleh beasiswa.

Kemendikdasmen selanjutnya akan mendokumentasikan prestasi para peserta melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta Murid (SIMT). Pencatatan ini diharapkan membantu membangun rekam jejak prestasi sekaligus mendukung pengembangan pendidikan dan peluang karier mereka di bidang kuliner.

(Devona R/Sumber: Kemendikdasmen)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID