Gempa M6.1 Guncang Sumba NTT, Dua Rumah dan Sekolah Rusak, 1 Orang Luka
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) pagi. (Foto ilustrasi: Pixabay)
GEBRAK.ID — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) pagi. Guncangan tersebut menyebabkan dua rumah warga dan sebuah fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Satu orang juga dilaporkan mengalami luka ringan.
Gempa terjadi sekitar pukul 05.55 WIB dengan pusat gempa berada di laut sekitar 14 kilometer barat daya Kodi, Sumba Barat Daya. BMKG mencatat gempa awal dengan magnitudo 6,1 dan kedalaman 10 kilometer. Dalam pemutakhiran berikutnya, BMKG memperbarui parameter gempa menjadi magnitudo 5,9.
Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan kerusakan tercatat di wilayah Perokonda, Kecamatan Kodi. Bangunan yang terdampak mencakup SD Islam dan dua rumah warga.
“Kerusakan tersebut ada di wilayah Perokonda, yakni di SD Islam dan dua rumah warga,” kata Teguh Rahayu.
Guncangan gempa terasa cukup kuat di sejumlah wilayah. Berdasarkan analisis BMKG, intensitas guncangan mencapai VI MMI di sejumlah wilayah Kodi dan IV MMI di beberapa daerah lainnya. Masyarakat yang merasakan gempa dilaporkan mengalami guncangan kuat hingga berlari keluar rumah.
Pada skala IV MMI, getaran umumnya dirasakan banyak orang di dalam rumah. Benda-benda seperti gerabah dapat pecah, sementara jendela dan pintu bisa berderik.
Adapun skala VI MMI menunjukkan guncangan yang lebih kuat. Sebagian besar penduduk dapat merasakan getaran tersebut, bahkan sebagian warga berpotensi panik dan keluar dari bangunan.
“Gempa dapat dirasakan pada skala IV hingga VI MMI,” kata Teguh Rahayu.
Teguh Rahayu juga menyebut kerusakan yang dilaporkan masuk kategori sedang dan terdapat satu orang yang mengalami luka ringan.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Setelah gempa utama, aktivitas susulan masih terjadi. Hingga pukul 08.05 WIB, BMKG mencatat 62 gempa susulan dengan kekuatan antara magnitudo 1,5 hingga 4,3.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa.
(Saeful Imam/Sumber: BMKG)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID