Inter dan AC Milan Perkenalkan Generali Stadium yang Ditargetkan Dibuka pada 2031
Ilustrasi desain Generali Stadium yang akan menjadi markas baru Inter Milan dan AC Milan. Kedua klub resmi memperkenalkan desain stadion tersebut di Milan, Italia, Kamis (29/10/2026) waktu setempat. (Foto: Inter Milan)
GEBRAK.ID — Inter Milan dan AC Milan resmi memperkenalkan desain stadion baru mereka yang diberi nama Generali Stadium. Stadion berkapasitas sekitar 71.500 penonton itu dirancang menjadi markas bersama kedua klub sekaligus ikon baru Kota Milan, Italia.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara di Castello Sforzesco, Milan, pada Kamis (29/10/2026) waktu setempat. Dalam pernyataan bersama yang dipublikasikan melalui situs resmi klub, Inter dan AC Milan menyebut stadion tersebut dirancang untuk membawa atmosfer legendaris San Siro ke era baru.
“Stadion baru ini dirancang untuk membawa semangat San Siro ke era baru sekaligus menjadi ikon baru bagi Kota Milan,” demikian pernyataan kedua klub.
Proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas sepak bola. Inter dan AC Milan juga ingin mengembangkan kawasan di sekitar San Siro sebagai ruang publik yang mendukung aktivitas sosial, budaya, rekreasi, dan ekonomi masyarakat.
Desain Generali Stadium dikerjakan oleh dua firma arsitektur internasional, Foster + Partners dan MANICA. Proyek tersebut melibatkan arsitek Norman Foster dan David Manica, yang memiliki pengalaman dalam perancangan bangunan serta fasilitas olahraga berskala besar.
Baca Juga
Salah satu ciri utama stadion ini adalah struktur eksterior berbentuk huruf X yang menopang atap melengkung ganda. Rancangannya mengambil inspirasi dari karakter arsitektur Milan, termasuk detail dan bentuk yang mengingatkan pada Katedral Duomo.
Dari sisi pengalaman penonton, stadion akan memiliki dua tingkat tribun yang mengelilingi lapangan dalam susunan melingkar 360 derajat. Desain tersebut ditujukan untuk memberikan pandangan luas dari berbagai posisi sekaligus mendekatkan suporter dengan aksi pertandingan.
Dua tribun utama di belakang gawang juga tetap dipertahankan sebagai pusat atmosfer pertandingan. Curva Nord akan menjadi area pendukung Inter Milan, sedangkan Curva Sud diperuntukkan bagi suporter AC Milan. Kedua tribun dirancang memiliki kemiringan hingga 37 derajat agar sorakan penonton terasa lebih kuat di dalam stadion.
Generali Stadium turut mengusung sejumlah fitur keberlanjutan, seperti ventilasi alami dan pemanfaatan energi surya melalui panel fotovoltaik. Desain akustik juga menjadi perhatian untuk menjaga intensitas atmosfer pertandingan.
Nama stadion berasal dari kemitraan hak penamaan dengan Generali, perusahaan asuransi dan pengelola aset asal Italia. Kedua klub menyebut kesepakatan itu sebagai salah satu kerja sama hak penamaan stadion terbesar di dunia olahraga, tetapi tidak mengungkapkan nilai kontraknya.
Pembangunan stadion menjadi bagian dari revitalisasi kawasan San Siro seluas sekitar 281.000 meter persegi. Area tersebut direncanakan mencakup ruang publik, kawasan hijau, fasilitas rekreasi, serta area komersial. Selain pertandingan sepak bola, stadion juga diproyeksikan menjadi tempat penyelenggaraan konser dan acara olahraga maupun hiburan lainnya.
Inter dan AC Milan sebelumnya mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Kota Milan pada 2025 sebagai landasan pengembangan kawasan tersebut. Tahapan desain dan perencanaan kini berlanjut, dengan konstruksi ditargetkan dimulai pada 2028.
Jika proses perizinan berjalan sesuai rencana, pertandingan pertama di Generali Stadium ditargetkan berlangsung pada musim 2031/2032. Stadion ini juga diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan Piala Eropa 2032 yang akan digelar bersama oleh Italia dan Turki.
(A. Rayyan K/berbagai sumber)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID