Robot AI Hadir di Masjidil Haram, Bantu Jamaah Haji dan Umroh Beribadah

Robot di Masjidil Haram - foto

Jemaah mencoba layanan robot berteknologi AI (Artificial Intelligence) untuk bertanya terkait panduan ibadah. (foto: madaninews/ist/dok)

GEBRAK.ID, MAKKAH — Era baru pelayanan jamaah di Tanah Suci terus berkembang. Arab Saudi menghadirkan inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui Robot Manarat Al-Haramain, teknologi pintar yang dirancang untuk membantu jamaah haji dan umrah memperoleh informasi keagamaan secara cepat di Masjidil Haram, Makkah.

Robot berbasis AI tersebut menjadi bagian dari transformasi digital layanan keagamaan yang dikembangkan oleh Presidensi Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Kehadirannya ditujukan untuk memberikan akses informasi ibadah yang lebih mudah bagi jutaan jamaah dari berbagai negara.

Bisa Terhubung dengan Ulama
Robot Manarat Al-Haramain tidak hanya berfungsi sebagai mesin pemberi informasi. Teknologi ini dirancang untuk menjawab berbagai pertanyaan jamaah terkait ibadah, fikih haji dan umrah, serta layanan keagamaan lainnya.

Berdasarkan informasi dari Saudi Press Agency (SPA), apabila pertanyaan jamaah membutuhkan penjelasan lebih mendalam, sistem robot tersebut dapat menghubungkan pengguna dengan para mufti atau ahli agama melalui layanan panggilan video secara langsung.

Dengan demikian, teknologi AI berperan sebagai penghubung awal antara jamaah dan layanan keagamaan resmi, sementara keputusan dan penjelasan hukum Islam tetap berada pada para ulama yang berkompeten.

Layani Jamaah dari Berbagai Negara
Salah satu tantangan utama pelayanan haji adalah keberagaman bahasa jamaah yang datang dari seluruh dunia. Robot pintar di Masjidil Haram dikembangkan dengan kemampuan mendukung berbagai bahasa internasional untuk membantu komunikasi.

Kemampuan tersebut memungkinkan jamaah memperoleh informasi secara lebih mudah tanpa terkendala perbedaan bahasa, terutama bagi mereka yang membutuhkan panduan selama menjalankan ibadah di kawasan Dua Masjid Suci.

Bagian dari Revolusi Digital Pelayanan Haji
Kehadiran robot AI menjadi bagian dari langkah Arab Saudi dalam mengembangkan ekosistem pelayanan haji berbasis teknologi. Transformasi digital dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan jamaah, mulai dari penyediaan informasi keagamaan, akses panduan ibadah, hingga optimalisasi pengalaman jamaah selama berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Teknologi kecerdasan buatan kini mulai menjadi bagian dari infrastruktur pelayanan publik di kawasan suci, seiring meningkatnya jumlah jamaah internasional setiap tahun.

Teknologi Mendukung Kekhusyukan Ibadah
Meski menggunakan teknologi canggih, Robot Manarat Al-Haramain tetap ditempatkan sebagai alat pendukung pelayanan jamaah, bukan pengganti peran ulama. Melalui inovasi tersebut, jamaah diharapkan dapat memperoleh informasi lebih cepat sehingga dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih nyaman dan tertib.

Perkembangan teknologi di Tanah Suci menunjukkan bahwa pelayanan haji terus bergerak mengikuti zaman. Dari layanan informasi digital hingga kecerdasan buatan, seluruh inovasi diarahkan untuk memberikan kemudahan bagi para tamu Allah. (*)

(Zaky Al Hamzah/spa.gov.sa)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID