Viral Video Pria Dicambuk di Kantor KPPG Bogor, BGN Investigasi dan Siapkan Sanksi
Video seorang pria yang dicambuki berulang kali di sebuah ruangan di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor memicu perhatian publik. Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kantor KPPG Bogor, Bogor Utara, Kota Bogor. (Foto: istimewa)
GEBRAK.ID — Video seorang pria yang dicambuki berulang kali di sebuah ruangan di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor memicu perhatian publik. Badan Gizi Nasional (BGN) kini melakukan investigasi, sementara kepolisian menelusuri dugaan penganiayaan yang melibatkan dua personel Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kantor KPPG Bogor, Bogor Utara, Kota Bogor. Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria tergeletak di lantai dan menerima beberapa kali cambukan menggunakan benda yang diduga berupa selang.
Dalam video tersebut, korban tampak menggeliat menahan sakit. Sejumlah orang berada di ruangan yang sama, tetapi tidak terlihat langsung menghentikan aksi tersebut dalam bagian rekaman yang beredar.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam menyebut dua orang yang terlibat merupakan personel SPPI yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwakarta. Korban berinisial RAN, yang menjabat Kepala SPPG Purwakarta, sedangkan terduga pelaku berinisial GD, Koordinator Wilayah SPPG Purwakarta.
“Diduga pelaku penganiayaan adalah Koordinator Wilayah Purwakarta inisial GD dan korban adalah salah satu Kepala SPPG Purwakarta inisial RAN,” kata Imam kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).
Baca Juga
Polisi menyelidiki, BGN turunkan tim
Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo mengatakan polisi belum menerima laporan resmi ketika dimintai keterangan pada Kamis (15/10/2026). Meski begitu, pihaknya tetap berupaya memastikan kejadian dan mendatangi kantor KPPG untuk meminta penjelasan.
“Ya kita akan memastikan kejadian itu benar ada atau tidak, itu yang pertama. Kemudian kami juga akan mencari sesuai dengan alamat, kita mendatangi KPPG untuk menanyakan kebenarannya,” ujar Enjo.
Kepala KPPG Bogor Haidir mengatakan pihaknya akan meminta klarifikasi kepada kedua personel SPPI. Ia mengaku belum memastikan apakah perselisihan bermula dari persoalan pribadi atau berkaitan dengan pekerjaan.
Haidir menjelaskan, dirinya sempat melerai keduanya dan memberikan teguran keras. Menurut dia, pihak KPPG tidak membenarkan kekerasan dalam situasi apa pun, termasuk di lingkungan kantor.
Ia juga menyebut kedua pihak telah berdamai setelah kejadian dan kembali ke Purwakarta. Namun, perdamaian tersebut tidak menghentikan proses penelusuran yang dilakukan pihak berwenang.
“Kami juga berkoordinasi dengan pimpinan kami di Jakarta (Kepala BGN) untuk mendapatkan arahan, seperti apa nanti mungkin punishment yang akan diberikan,” kata Haidir.
Juru Bicara BGN Tysa Novenny memastikan tim khusus telah diterjunkan untuk menginvestigasi kejadian tersebut. BGN juga menunggu hasil proses hukum yang berjalan.
“Saat ini tim kami tengah turun ke lapangan untuk investigasi,” ujar Tysa, Jumat (16/10/2026).
Tysa menegaskan, pihak yang terbukti melanggar hukum terancam dinonaktifkan dari jabatannya. BGN menyatakan penanganan internal akan mempertimbangkan hasil investigasi dan proses hukum.
Kasus ini menjadi sorotan karena dugaan kekerasan terjadi di lingkungan kantor yang berkaitan dengan pelayanan pemenuhan gizi. Hingga proses penyelidikan dan investigasi selesai, kronologi lengkap serta pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat masih perlu dipastikan.
(Saeful Imam/Sumber: BGN, Detik)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID