Enikki Festa 2026/2027 Dibuka: Murid Indonesia Diajak Suarakan Perdamaian lewat Karya
Ni Kadek Ayunindita Gayatri, murid SMP Negeri 103 Jakarta, bercerita tentang pengalamannya saat membuat karya hingga mendapat penghargaan pada Enikki Festa 2024/2025. (Foto: Destian/Kemendikdasmen)
GEBRAK.ID — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali mengajak murid Indonesia berpartisipasi dalam Enikki Festa 2026/2027. Mengusung tema “Inilah Hidupku”, ajang bergengsi ini menjadi ruang bagi anak-anak usia 6–12 tahun untuk menuangkan pengalaman sehari-hari ke dalam gambar dan tulisan, sekaligus menyuarakan pesan perdamaian kepada anak-anak Asia.
Kepala Biro Kerja Sama Kemendikdasmen, Sholahuddin, menyatakan bahwa Enikki Festa bukan sekadar lomba menggambar. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana edukatif untuk melatih murid mengamati, merefleksikan pengalaman, dan mengekspresikan gagasan melalui karya.
“Enikki Festa menjadi sarana edukatif bagi murid Indonesia untuk belajar mengamati, merefleksikan pengalaman, serta mengekspresikan gagasan dan perasaan melalui karya,” ujar Sholahuddin saat membuka sosialisasi di Tangerang Selatan, Kamis (5/11/2026).
Lebih dari Sekadar Kompetisi Seni
Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) periode 2025–2026, Ananto Kusuma Seta, menilai ajang ini relevan untuk memperkuat pesan persahabatan dan perdamaian di tengah meningkatnya tantangan sosial seperti perundungan dan ujaran kebencian. Lewat karya seni, anak-anak diajak menyampaikan pesan positif dan membangun hubungan saling menghargai.
“Program ini perlu kita pandang sebagai salah satu ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan pesan persahabatan dan perdamaian,” kata Ananto.
Baca Juga
Enikki Festa sejalan dengan arah kebijakan Kemendikdasmen yang mendorong Pembelajaran Mendalam. Melalui menggambar dan menulis, murid tidak hanya mengembangkan kemampuan menghafal, tetapi juga menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman nyata. Proses ini sekaligus melatih kejujuran, rasa syukur, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Cara Ikut serta
Kompetisi ini terbuka bagi anak berusia 6–12 tahun. Peserta harus membuat satu karya yang terdiri dari tiga halaman, masing-masing berukuran A4. Karya dapat dikirim sebelum 30 November 2026 ke surel incu.moec@gmail.com. Informasi lengkap dapat diakses melalui laman bit.ly/PendaftaranEnikkiFesta2026.
Bagi yang ingin melihat jejak prestasi Indonesia, Enikki Festa telah melahirkan sejumlah talenta muda berprestasi. Pada edisi 2024/2025, Ayunda Larasati Pramito dari SD Unggulan Hamzanwadi Pancor berhasil meraih Grand Prix dan berangkat ke Osaka, Jepang, sebagai duta muda Indonesia .
Sementara itu, Ni Kadek Ayunindita Gayatri dari SMP Negeri 103 Jakarta membagikan pengalamannya mengangkat tradisi Melasti dan ogoh-ogoh Bali dalam karya yang ia buat selama sepekan.
“Semoga pengalaman ini dapat menginspirasi murid-murid SD di seluruh Indonesia agar tidak ragu mengangkat kekayaan budaya lokal ke panggung dunia,” ujar Nindi.
Dengan semangat Partisipasi Semesta, Enikki Festa 2026/2027 diharapkan semakin banyak murid Indonesia yang terlibat, memperkenalkan kekayaan budaya lokal, dan membawa pulang pengakuan di tingkat internasional.
(Devona R/Sumber: Kemendikdasmen)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID