PDIP Bantah Soekarno Run Bermuatan Elektoral, Eri Cahyadi: Kami Ingin Wariskan Semangat Bung Karno

eri cahyadi pdip

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur Bidang Pemuda dan Olahraga Eri Cahyadi (tiga dari kiri). (Foto: PDIP)

GEBRAK.ID — PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan penyelenggaraan Soekarno Run 2026 di Blitar, Jawa Timur, bukan semata-mata untuk kepentingan elektoral atau menarik dukungan pemilih muda. Partai tersebut menyebut ajang olahraga ini sebagai sarana menanamkan nilai perjuangan Proklamator RI Soekarno kepada generasi penerus.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bidang Pemuda dan Olahraga, Eri Cahyadi, mengatakan kegiatan tersebut ingin mengingatkan anak muda bahwa semangat perjuangan bangsa harus terus berlanjut.

Eri mengaitkan pesan itu dengan peristiwa Rengasdengklok menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Menurutnya, keberanian mengambil langkah dan memperjuangkan tujuan menjadi nilai penting yang perlu diwariskan.

“Ada peristiwa Rengasdengklok. Ketika semua Rengasdengklok itu memaksa untuk presiden melakukan proklamasi, menyatakan proklamasi di tanggal 17 Agustus, karena itulah perjuangan ini, bangsa ini tidak bisa dan tidak boleh berhenti,” kata Eri dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/11/2026).

DPD PDIP Jawa Timur menggelar Soekarno Run di Blitar pada Minggu pagi. Panitia membuka dua kategori lomba, yakni lari 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K), dengan kegiatan dimulai pukul 05.00 WIB.

Eri berharap peserta tidak hanya menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang olahraga, tetapi juga mengambil inspirasi dari perjalanan hidup Bung Karno.

“Bagaimana kita para pemuda, kita semuanya yang ikut lari dalam Soekarno Run ini, bisa mewarisi api perjuangan dari Soekarno,” ujarnya.

Eri menambahkan, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui keberanian memulai hal positif, kesungguhan mencapai tujuan, serta sikap pantang menyerah dalam menebarkan kebaikan.

Diikuti 4.200 Peserta, Blitar Bidik Dampak Ekonomi

Bupati Blitar, Rijanto, menyebut jumlah peserta Soekarno Run mencapai 4.200 orang. Panitia akhirnya menutup pendaftaran setelah kuota tersebut terpenuhi.

“Alhamdulillah sesuai laporan daripada panitia, ini menyentuh angka 4.200. Hampir 5.000 sebetulnya, tetapi kita tutup,” kata Rijanto.

Menurutnya, kedatangan peserta dari berbagai daerah berpotensi menggerakkan perekonomian Blitar Raya. Aktivitas pengunjung dapat memberi peluang bagi sektor penginapan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha kecil.

“Insyaallah apa yang kita lakukan ini akan membawa manfaat yang luar biasa bagi perkembangan masyarakat Blitar Raya, terutama ekonomi dan pembinaan generasi mudanya,” ujarnya.

Rijanto juga menilai kegiatan olahraga dapat menjadi wadah bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan. Ia mencontohkan Soekarno Cup yang memberi kesempatan kepada talenta sepak bola dari daerah untuk berkembang, meskipun memiliki keterbatasan fasilitas latihan.

Melalui Soekarno Run dan kegiatan olahraga lainnya, PDIP berharap generasi muda memperoleh ruang untuk mengembangkan potensi sekaligus mengenal nilai perjuangan Bung Karno.

(Saeful Imam/Sumber: PDIP)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID