Jannik Sinner Mundur dari Cincinnati Open 2026, Cedera Lutut Jadi Penyebab

Jannik Sinner mundur dari Cincinnati Open 2026 karena cedera lutut kanan. Ia kini fokus mempersiapkan diri menuju US Open.

Jannik Sinner mundur dari Cincinnati Open 2026 karena cedera lutut kanan. Ia kini fokus mempersiapkan diri menuju US Open.

Jannik Sinner mundur dari Cincinnati Open 2026 karena cedera lutut kanan. Ia kini fokus mempersiapkan diri menuju US Open. (Foto: Wimbledon)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Jannik Sinner dipastikan tidak akan tampil pada Cincinnati Open 2026. Petenis Italia itu memilih mundur dari turnamen Masters 1000 tersebut setelah mengalami gangguan pada lutut kanannya.

Pihak Cincinnati Open mengumumkan keputusan Sinner pada Minggu (9/8/2026). Cedera tersebut membuat juara Wimbledon 2026 itu belum berada dalam kondisi yang cukup baik untuk kembali bertanding.

Sinner mengatakan keputusan mundur diambil setelah berkonsultasi dengan dokter dan tim medis yang menanganinya.

“Setelah berkonsultasi dengan dokter dan tim saya, saya harus mengumumkan bahwa saya perlu mundur dari turnamen Masters 1000 di Cincinnati,” kata Sinner seperti dikutip dari ATP, Senin (10/8/2026).

Petenis berusia 24 tahun itu mengungkapkan bahwa masalah pada lutut kanan masih mengganggunya meski telah mendapatkan penanganan dari tim medis.

“Lutut kanan saya mengganggu dan meskipun kami telah bekerja keras bersama tim medis, saya harus menerima kenyataan bahwa saya belum siap untuk bertanding,” ujarnya.

Sinner mengaku kecewa karena harus melewatkan Cincinnati Open. Namun, ia memilih tidak mengambil risiko dan mengarahkan fokusnya untuk mempersiapkan diri menghadapi US Open.

“Saya sangat kecewa tidak bisa bermain di Cincinnati dan berharap Bob beserta seluruh timnya dapat menjalankan turnamen yang hebat dan sukses. Saya tidak sabar untuk kembali tahun depan dan kini fokus mempersiapkan diri untuk US Open,” kata Sinner.

Juara Wimbledon 2026

Sinner terakhir kali tampil dalam pertandingan kompetitif saat menghadapi Alexander Zverev pada final Wimbledon 2026 di London.

Dalam pertandingan tersebut, Sinner berhasil mengalahkan Zverev sekaligus mengamankan gelar Grand Slam kelimanya. Kemenangan itu juga memperbaiki catatan pertemuan Sinner atas Zverev menjadi 11-4.

Mundurnya Sinner dari Cincinnati menjadi pukulan tersendiri bagi turnamen tersebut. Pasalnya, petenis nomor papan atas dunia itu sebelumnya memiliki catatan cukup baik di Cincinnati dengan 12 kemenangan dan empat kekalahan.

Sinner juga pernah menjadi juara Cincinnati Open pada 2024.

Musim 2026 sendiri menjadi periode istimewa bagi Sinner. Ia sebelumnya berhasil meraih lima gelar ATP Masters 1000 pertamanya secara beruntun, dengan gelar di Roma menjadi penutup rangkaian tersebut.

Keberhasilan di Roma sekaligus membuat Sinner mencatat sejarah sebagai petenis kedua setelah Novak Djokovic yang mampu melengkapi koleksi gelar di seluruh turnamen Masters 1000 atau Career Golden Masters.

Sinner Ikuti Jejak Alcaraz

Sinner bukan satu-satunya bintang besar yang dipastikan absen dari Cincinnati Open 2026.

Carlos Alcaraz juga tidak akan tampil karena masih menjalani proses pemulihan cedera pergelangan tangan. Cedera tersebut membuat petenis Spanyol itu absen sejak April 2026.

Dengan absennya Sinner dan Alcaraz, persaingan di Cincinnati Open 2026 dipastikan kehilangan dua nama besar yang sebelumnya menjadi daya tarik utama turnamen.

Meski demikian, sejumlah petenis papan atas lainnya tetap dijadwalkan tampil, termasuk Alexander Zverev dan Novak Djokovic.

Babak utama Cincinnati Open 2026 akan berlangsung pada 13 hingga 23 Agustus. Bagi Sinner, keputusan mundur menjadi langkah untuk menjaga kondisi sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di US Open.

Dengan target Grand Slam berikutnya sudah di depan mata, Sinner kini memiliki waktu untuk memulihkan lutut kanannya dan memastikan dirinya berada dalam kondisi terbaik sebelum kembali ke lapangan.

(Sumber: ATP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *