Titik Henti dan Load Factor Dievaluasi, Trans Beken Rute Harapan Indah Siap Beroperasi 15 Agustus

Dishub Kota Bekasi pastikan perbaikan layanan usai evaluasi sebulan, mulai dari titik henti hingga performa armada.

1786355131408

Editor: Dinar Kencana


GEBRAK.ID,JAKARTA– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menargetkan layanan transportasi massal Trans Bekasi Keren (Trans Beken) untuk rute Terminal Induk Kota Bekasi-Harapan Indah kembali beroperasi pada 15 Agustus 2026. Kepastian ini disampaikan setelah layanan dihentikan sementara selama lebih dari sebulan untuk menjalani evaluasi menyeluruh.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengungkapkan bahwa evaluasi difokuskan pada sejumlah aspek krusial untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian adalah tingkat keterisian penumpang (load factor), penataan titik pemberhentian, hingga performa operasional armada.

“Pertengahan bulan ini baru beroperasi kembali karena perlunya analisa evaluasi terhadap keberadaan Trans Beken, load factor, titik henti, dan lain-lain,” ujar Zeno saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (10/8/2026). Ia menambahkan, pasca-evaluasi, layanan akan hadir “dengan tampilan yang lebih baik, dengan performa yang lebih baik.”

Sempat Dihentikan untuk Evaluasi

Sebagai informasi, layanan Trans Beken rute Terminal Bekasi-Harapan Indah yang resmi diluncurkan pada 10 Februari 2026 lalu, dihentikan sementara mulai 1 Juli 2026. Penghentian ini dilakukan untuk mengevaluasi pelayanan publik, termasuk menata ulang titik pemberhentian yang berjumlah 47 titik di sepanjang rute. Dari jumlah tersebut, 31 titik henti berada di rute menuju Harapan Indah, dan 16 titik untuk arah sebaliknya.

Selama masa evaluasi, Dishub menerima berbagai masukan dari masyarakat, terutama terkait permintaan penambahan trayek dan peningkatan fasilitas halte . Pemerintah Kota Bekasi pun membuka peluang pengembangan jaringan angkutan umum yang lebih terintegrasi dengan moda transportasi lain .

Antusiasme Tinggi dan Rencana Pengembangan

Meski sempat berhenti, tingginya minat masyarakat terhadap Trans Beken tercermin dari tingkat okupansi rute lain yang masih beroperasi. Untuk koridor Summarecon-Vida yang tetap berjalan, load factor mencapai 80-85 persen. Artinya, dari 44 kursi yang tersedia, rata-rata sekitar 39 kursi terisi dalam setiap perjalanan. Total armada Trans Beken saat ini mencapai 24 unit, dengan 15 unit untuk koridor Summarecon-Vida dan 9 unit untuk rute Terminal-Harapan Indah yang akan kembali beroperasi.

Kehadiran Trans Beken dinilai menjadi angin segar bagi warga Bekasi yang menginginkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan teratur. Sejumlah penumpang mengaku beralih dari angkutan kota karena faktor kenyamanan dan tarif yang terjangkau . Tarif untuk rute ini sendiri ditetapkan sebesar Rp 4.500 per perjalanan.

Dengan kembalinya operasional pada 15 Agustus 2026, Dishub Kota Bekasi berharap masyarakat dapat kembali menikmati layanan transportasi massal yang andal dan berkelanjutan. Wacana penambahan koridor baru juga mulai disoroti, namun Pemkot diminta untuk mengkaji secara matang agar tidak menimbulkan konflik dengan moda transportasi konvensional yang ada.

( berbagai sumber)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *