Pelatih Persija Shin Tae-yong Ungkap Rahasia Penting di Sepak Bola: Kondisi Fisik Pemain
Shin Tae-yong menilai fisik menjadi fondasi penting sepak bola. Persija fokus membenahi fisik dan taktik pemain selama TC di Thailand.
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menempatkan kondisi fisik sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun performa tim. (Foto: Persija Jakarta)
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID, JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menempatkan kondisi fisik sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun performa tim. Menurutnya, pemain dengan fisik yang kuat akan lebih mampu menjaga konsentrasi dan fokus sepanjang pertandingan.
Shin menyampaikan hal tersebut saat memimpin latihan Persija dalam pemusatan latihan atau Training Camp (TC) di Thailand. Persija berangkat ke Thailand pada Senin (10/8/2026) dan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026.
“Dasar paling penting dalam sepak bola adalah fisik. Dengan kondisi fisik yang kuat, konsentrasi dan fokus pemain juga akan semakin baik. Jadi, fisik merupakan salah satu hal yang sangat penting,” kata Shin dalam video yang dibagikan Persija kepada awak media, Rabu (12/8/2026).
Pelatih asal Korea Selatan itu menjadikan aspek fisik sebagai salah satu fokus utama selama TC. Tim pelatih lebih dulu memeriksa kondisi setiap pemain melalui sejumlah pengukuran, termasuk kekuatan, massa otot, dan kadar lemak tubuh.
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar bagi Shin untuk menyusun program latihan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pemain. Pendekatan itu diharapkan membuat peningkatan fisik berjalan lebih terarah.
“Dengan begitu, kami berharap bisa memaksimalkan kondisi fisik setiap pemain,” ujar Shin.
Shin juga tidak ingin pemain menerima beban latihan secara berlebihan. Ia memilih peningkatan intensitas secara bertahap agar para pemain dapat mengikuti seluruh program TC dengan baik sekaligus mengurangi risiko cedera.
“Kami berharap para pemain bisa menjalani pemusatan latihan ini dengan baik tanpa mengalami cedera,” katanya.
Selain kondisi fisik, Shin memanfaatkan TC di Thailand untuk membangun kembali dasar permainan Persija, terutama dari sisi taktik.
Persija sebelumnya tidak memiliki cukup waktu untuk mengasah pola permainan karena harus mengikuti Piala Presiden 2026. Padahal, sesuai rencana awal, tim senior Persija seharusnya berangkat lebih awal ke Thailand untuk menjalani persiapan, sementara tim Elite Pro Academy (EPA) U20 tampil dalam turnamen pramusim tersebut.
Situasi itu membuat Shin kini memanfaatkan TC untuk memperkuat fondasi permainan tim.
“Kemarin, dengan adanya turnamen Piala Presiden, kami memang tidak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih taktik. Jadi, TC kali ini fokus pada taktik dasar dan fisik dasar pemain,” jelas Shin.
Selama berada di Thailand, Persija menjalani latihan dua kali sehari. Sesi pagi diarahkan untuk meningkatkan kekuatan fisik, sedangkan latihan sore difokuskan pada pengembangan taktik tim.
“Sekarang kami sudah berada di Thailand dan akan menjalani latihan dua kali sehari. Pada pagi hari kami fokus pada latihan penguatan, sedangkan sore hari kami fokus pada latihan taktik tim,” kata Shin.
Shin Tae-yong resmi menangani Persija Jakarta dengan durasi kontrak tiga tahun. Pelatih yang sebelumnya menangani Timnas Indonesia selama lima tahun tersebut kini mendapat tugas membangun kekuatan Persija untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.
(Sumber: Persija Jakarta)
