Bandara Husein Bandung Kembali Layani Boeing 737-800 Mulai Hari Ini

1782394643452

Pesawat Jet Garuda Indonesia Buka Lagi Akses Penerbangan Bandung-Denpasar. (Foto: Garuda Indonesia)

Editor: Yogi Ardhi

GEBRAK.ID,BANDUNG — Bandara Husein Sastranegara, Bandung, kembali melayani penerbangan komersial berjadwal menggunakan pesawat jet berbadan sedang atau narrow body mulai Jumat (14/8/2026).
Pengoperasian kembali pesawat sekelas Boeing 737-800 menjadi langkah penting dalam optimalisasi Bandara Husein Sastranegara sekaligus memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Bandung.


Penerbangan perdana pesawat jet tersebut dilayani Garuda Indonesia dengan rute Denpasar-Bandung dan Bandung-Denpasar. Garuda Indonesia juga mengonfirmasi layanan nonstop Bandung-Denpasar kembali beroperasi mulai 14 Agustus 2026.


Kemenhub Terbitkan Sertifikat untuk Boeing 737-800


Kembalinya pesawat jet ke Bandara Husein Sastranegara tidak dilakukan tanpa persiapan. Kementerian Perhubungan menerbitkan Sertifikat Bandar Udara (SBU) Nomor 005.1/SBU/VII/2026 pada 23 Juli 2026.
Sertifikat tersebut menjadi salah satu persyaratan bagi Bandara Husein Sastranegara untuk melayani operasional pesawat jet berbadan sedang sekelas Boeing 737-800.


InJourney Airports menyebut persiapan optimalisasi bandara dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, serta kepatuhan terhadap regulasi penerbangan terpenuhi.
Runway 2.220 Meter dan PKP-PK Kategori 7
Dari sisi fasilitas sisi udara, Bandara Husein Sastranegara telah melakukan peningkatan kualitas sehingga dapat digunakan untuk melayani pesawat Boeing 737-800 dan pesawat sekelas.


Bandara tersebut memiliki landas pacu berukuran 2.220 x 45 meter serta apron berukuran 388 x 80 meter. Untuk mendukung keselamatan penerbangan, fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) telah memenuhi Kategori 7.


Fasilitas Penumpang Juga Dipersiapkan
Selain sisi udara, fasilitas terminal penumpang turut dipersiapkan untuk mendukung peningkatan aktivitas penerbangan.
Di area keberangkatan tersedia 26 konter check-in, mesin self check-in kiosk, serta fasilitas pemeriksaan keamanan dan penumpang di security check point (SCP).


Area boarding lounge juga disiapkan, termasuk fasilitas coworking space dan kids zone. Sementara di area kedatangan tersedia tiga conveyor belt serta fasilitas pemesanan transportasi publik.


InJourney Airports juga menyiapkan fasilitas umum berupa enam musala, 22 toilet, dua eskalator, dan tiga lift. Area komersial terminal direncanakan memiliki 17 outlet untuk memenuhi kebutuhan pengguna jasa bandara.


Konektivitas Bandung Kembali Diperkuat


Kembalinya pesawat narrow body memberikan pilihan akses udara yang lebih besar bagi masyarakat Bandung dan wilayah sekitarnya. Penggunaan Boeing 737-800 juga memungkinkan pengangkutan penumpang dalam kapasitas yang lebih besar dibanding pesawat turboprop yang sebelumnya banyak melayani Bandara Husein.


Pengaktifan kembali penerbangan jet dari Husein Sastranegara sekaligus menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan konektivitas udara Bandung dan Jawa Barat.
Sebelumnya, penerbangan pesawat jet dari Husein Sastranegara pernah kembali beroperasi pada 2020 setelah sebagian rute dialihkan ke Bandara Kertajati. Saat itu, sejumlah rute domestik dilayani menggunakan Boeing 737-800.


Dengan beroperasinya kembali penerbangan jet pada 2026, Bandara Husein Sastranegara kini kembali memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, perjalanan bisnis, serta akses wisata ke Bandung.

(berbagai sumber)