Sah! Manchester City Rekrut Ayyoub Bouaddi, Jadi Remaja Termahal di Premier League
Manchester City resmi mendapatkan gelandang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi, dari Lille, Rabu (26/8/2026) sore WIB. Transfer pemain berusia 18 tahun itu langsung mencetak rekor baru sebagai pembelian pemain remaja termahal dalam sejarah Premier League. (Foto: LOSC)
Editor: Endro Yuwanto
GEBRAK.ID — Manchester City resmi mendapatkan gelandang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi, dari Lille. Transfer pemain berusia 18 tahun itu langsung mencetak rekor baru sebagai pembelian pemain remaja termahal dalam sejarah Premier League.
Manchester City mengumumkan kedatangan Bouaddi melalui laman resmi klub pada Rabu (26/8/2026) sore WIB. Sang pemain menandatangani kontrak jangka panjang yang akan membuatnya bertahan di Etihad Stadium hingga 2031.
Man City mengeluarkan dana 81,3 juta poundsterling ditambah bonus senilai 4,3 juta poundsterling. Jika ditotal, nilai kesepakatan mencapai 85,6 juta poundsterling atau sekitar Rp2 triliun.
Transfer tersebut setara dengan 100 juta euro. Nilainya sekaligus melewati rekor sebelumnya yang dipegang Lenny Yoro ketika Manchester United merekrut bek asal Prancis itu dari Lille dengan biaya 58,9 juta poundsterling pada 2024.
Bouaddi mencuri perhatian setelah tampil bersama Timnas Maroko di Piala Dunia 2026. Performa impresifnya membuat sejumlah klub besar memantau perkembangan pemain yang sejak usia muda memperkuat Lille tersebut.
Baca juga: Manchester City Selangkah Lagi Gaet Ayyoub Bouaddi, Lille Sepakat Nilai Transfer Rp1,9 Triliun
Kini, Bouaddi memilih melanjutkan kariernya bersama Manchester City. Ia mengaku sudah lama mengagumi klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut.
“Manchester City, buat saya, adalah klub terbaik di dunia. Ada di sini dan bisa menyebut diri saya sebagai pemain City adalah mimpi,” ujar Bouaddi dalam laman resmi Manchester City. “Saya sudah menghabiskan hampir seluruh hidup saya dengan bekerja keras untuk menjadi pemain terbaik dan mencapai puncak permainan.”
Bouaddi juga mengungkapkan ketertarikannya terhadap gaya permainan Manchester City. Menurut dia, filosofi sepak bola yang diterapkan klub menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya bergabung.
“Saya sudah menonton City selama bertahun-tahun, dan saya suka gaya bermain mereka. City selalu mencoba memainkan sepak bola berkualitas. Dan mereka sudah menunjukkan kalau mereka adalah juara — klub ini rasanya dibangun untuk menang,” kata Bouaddi.
Gelandang muda tersebut juga tidak sabar merasakan atmosfer pertandingan di Etihad Stadium bersama rekan-rekan barunya.
“Skuadnya kelas dunia dan Enzo adalah manajer top. Dan saya menantikan bisa tampil di Etihad Stadium, di hadapan seluruh fans,” ucap Bouaddi.
Transfer Fantastis di Usia 18 Tahun
Kehadiran Bouaddi menunjukkan keberanian Manchester City menginvestasikan dana besar untuk pemain muda. Dengan nilai transfer mencapai 85,6 juta poundsterling, ekspektasi terhadap perkembangan pemain Maroko itu tentu sangat tinggi.
Lille kembali menjadi klub yang mendapatkan keuntungan besar dari perkembangan pemain mudanya. Setelah sebelumnya melepas Lenny Yoro ke Manchester United dengan nilai fantastis, klub Prancis tersebut kini kembali mencatat transaksi besar melalui kepindahan Bouaddi.
Bagi Manchester City, Bouaddi diharapkan menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub. Kontrak hingga 2031 memberikan waktu panjang bagi sang pemain untuk berkembang sekaligus beradaptasi dengan tuntutan sepak bola Inggris.
Rekor transfer yang menyertai kepindahannya membuat langkah Bouaddi ke Premier League semakin menarik perhatian. Ia kini bukan hanya datang sebagai talenta muda asal Maroko, tetapi juga sebagai remaja dengan banderol transfer terbesar dalam sejarah kompetisi tersebut.
(Sumber: Manchester City)
