Tirta Asasta Depok Beri Kompensasi Pelanggan Terdampak Gangguan Air, Tagihan Dipotong 10 Persen

1788481325865

Selain potongan tagihan, batas pembayaran rekening September juga diperpanjang hingga 30 September 2026. (Foto: instagram)

GEBRAK.ID, DEPOK – PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) memberikan kompensasi kepada pelanggan rumah tangga yang terdampak gangguan pengaliran air bersih pada 1–2 September 2026. Kompensasi tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi Tirta Asasta Depok. Jumat (4/9/2026), manajemen meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama gangguan berlangsung.

Dalam pengumumannya, Tirta Asasta menyebut terdapat dua bentuk kompensasi yang diberikan kepada pelanggan domestik atau rumah tangga terdampak.

Pertama, pelanggan mendapatkan potongan tagihan sebesar 10 persen dari total tagihan bulan Oktober 2026. Potongan tersebut diberikan secara otomatis sehingga pelanggan tidak perlu mengajukan permohonan terlebih dahulu.

Kedua, perusahaan memberikan perpanjangan batas waktu pembayaran (BWP) untuk tagihan September 2026. Batas pembayaran yang sebelumnya ditetapkan pada 20 September 2026 diperpanjang menjadi 30 September 2026.

“Kompensasi ini merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian Tirta Asasta kepada pelanggan yang telah bersabar dan memahami proses penanganan gangguan hingga pengaliran kembali normal,” demikian keterangan perusahaan dalam pengumumannya.

Gangguan Berasal dari Kabel Power IPA Citayam

Gangguan distribusi air yang terjadi pada awal September tersebut berkaitan dengan masalah pada kabel power di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Citayam). PT Tirta Asasta sebelumnya menyatakan proses perbaikan kabel power yang terbakar telah rampung pada 2 September 2026. Setelah instalasi kembali beroperasi, distribusi air dilakukan secara bertahap.

Normalisasi membutuhkan waktu berbeda berdasarkan lokasi pelanggan. Pelanggan yang berada di wilayah terdekat diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga jam, sedangkan wilayah terjauh dapat mencapai enam jam setelah IPA kembali beroperasi.

Baca juga: Air PDAM Depok Mati Berjam-jam, Warga Terpaksa Beli Galon untuk Mandi dan BAB

Gangguan tersebut berdampak cukup luas. Distribusi air sempat dihentikan di sejumlah wilayah, antara lain Citayam, Grand Depok City, Beji, Pancoran Mas, Cipayung, Sawangan, Limo, Cinere, Sukmajaya dan Cilodong.

Gangguan pada kabel power utama IPA Citayam sempat memengaruhi pasokan air kepada sekitar 50 ribu pelanggan. Untuk membantu masyarakat selama gangguan, Tirta Asasta juga mengerahkan armada tangki air bersih.

Pada 3 September 2026, distribusi air dilaporkan telah kembali normal setelah kabel yang terbakar diganti dengan kabel baru. Tim teknis tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tekanan dan aliran air ke pelanggan stabil.

Tirta Asasta Layani Lebih dari 102 Ribu Pelanggan

Berdasarkan informasi di situs resminya, PT Tirta Asasta Depok saat ini melayani lebih dari 102 ribu pelanggan aktif dan cakupan pelayanan mencapai 11 kecamatan di Kota Depok. Perusahaan juga menyediakan layanan pengaduan bagi pelanggan yang mengalami gangguan melalui Helpdesk Tirta Asasta dan aplikasi ASASTAKU.

Dengan adanya kompensasi tersebut, pelanggan rumah tangga yang terdampak gangguan pada 1–2 September tidak perlu mengajukan permohonan khusus untuk memperoleh potongan 10 persen pada tagihan Oktober. Pelanggan juga memperoleh kelonggaran waktu pembayaran tagihan September hingga akhir bulan.

(Dinar K/berbagai sumber)