Petenis Filipina Alexandra Eala Cetak Sejarah di US Open 2026
Petenis putri Filipina Alexandra Eala bereaksi dalam pertandingan babak kedua US Open 2026 melawan petenis Ukraina Oleksandra Oliynykova di New York, Amerika Serikat, Jumat (4/9/2026) WIB. (Foto: US Open)
GEBRAK.ID — Petenis Filipina Alexandra Eala mencatat pencapaian bersejarah di US Open 2026 setelah memastikan tiket ke babak ketiga untuk pertama kalinya. Pada hari yang sama, juara US Open 2023 Coco Gauff juga berhasil melewati babak kedua.
Eala yang menjadi unggulan ke-17 tampil meyakinkan saat menghadapi petenis Ukraina Oleksandra Oliynykova di Louis Armstrong Stadium, New York, Jumat (4/9/2026) WIB. Ia menang dua set langsung 6-1, 6-4 dalam waktu satu jam empat menit.
Petenis berusia 20 tahun itu langsung mengambil kendali permainan sejak awal. Eala mencatat 19 winner dan hanya membuat 17 kesalahan sendiri. Ia juga lima kali mematahkan servis Oliynykova serta memenangi 11 dari 14 poin ketika maju ke depan net.
“Saya pikir kesabaran dan konsistensi fokus menjadi kunci untuk memenangi pertandingan hari ini,” kata Eala seusai pertandingan, dikutip dari laman WTA.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pembalasan Eala atas kekalahan dari Oliynykova di Internationaux de Strasbourg pada Mei 2026 lalu. Ketika itu, Eala sempat merebut set pertama sebelum akhirnya kalah dalam pertandingan tiga set.
Hasil di US Open 2026 juga menjadi peningkatan bagi Eala dibandingkan penampilan perdananya di undian utama turnamen tahun lalu. Saat itu, langkahnya terhenti pada babak kedua. Kini, ia untuk pertama kalinya mencapai babak 32 besar.
Di babak ketiga, Eala akan bertemu unggulan ke-14 asal Amerika Serikat, Iva Jovic. Keduanya bukan lawan yang asing karena sempat tampil bersama dalam pertandingan ekshibisi Stars of the Open pada pekan kualifikasi US Open.
Sementara itu, Coco Gauff harus bekerja lebih keras untuk mengamankan kemenangan atas petenis Spanyol Paula Badosa. Gauff menang 6-4, 7-6 (7-5) setelah bertanding selama dua jam.
Kemenangan tersebut mengakhiri dua kekalahan beruntun Gauff dari Badosa sekaligus memperbaiki rekor pertemuan mereka menjadi 4-5. Gauff terakhir kali mengalahkan Badosa pada China Open 2024.
Badosa sempat membuat pertandingan semakin ketat pada set kedua setelah mematahkan servis Gauff dan menyamakan kedudukan 4-4. Gauff kembali mendapatkan break pada gim ke-11, tetapi Badosa mampu memaksakan tie-break.
Gauff akhirnya menutup pertandingan lewat tie-break 7-5. Hasil itu menjadi kemenangan kedelapannya dalam tie-break sepanjang musim ini.
“Saya pikir bagus bisa melalui pertandingan yang penuh tekanan. Bagi saya, ini menjadi tambahan kepercayaan diri yang besar,” kata Gauff.
Pada babak ketiga yang dijadwalkan berlangsung Minggu (6/9/2026) WIB, Gauff akan menghadapi petenis Spanyol Cristina Bucsa.
(A. Rayyan K/Sumber: WTA)
