Mourinho Bicara Masa Depan Julian Alvarez Usai Gagal Pindah dari Atletico ke Barcelona
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. (Foto: Real Madrid)
GEBRAK.ID — Saga masa depan Julian Alvarez bersama Atletico Madrid akhirnya belum menemui jalan keluar. Penyerang asal Argentina itu tetap bertahan di Metropolitano setelah keinginannya untuk bergabung dengan Barcelona tidak terwujud pada bursa transfer musim panas ini.
Alvarez sudah memperkuat Atletico Madrid selama dua musim. Namun, pemain berusia 26 tahun tersebut disebut ingin mencari tantangan baru dengan bergabung ke Barcelona, meski kontraknya bersama Los Colchoneros masih menyisakan empat tahun.
Atletico Madrid sejak awal memasang harga tinggi untuk melepas Alvarez. Klub ibu kota Spanyol itu hanya bersedia membuka pintu negosiasi jika ada klub yang menebus klausul senilai 150 juta euro atau sekitar Rp2,9 triliun.
Barcelona kemudian mengajukan tawaran senilai 100 juta euro atau sekitar Rp1,9 triliun. Nilai tersebut langsung ditolak Atletico. Situasi semakin panas setelah La Blaugrana disebut tetap berupaya mendapatkan Alvarez sehingga membuat pihak Atletico merasa keberatan.
Pada akhirnya, Barcelona gagal membawa Alvarez hingga bursa transfer ditutup. Kondisi tersebut membuat sang pemain menjadi sasaran kekecewaan sebagian suporter Atletico Madrid.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, turut memberikan pandangannya mengenai situasi tersebut. Menurut Mourinho, Alvarez harus menerima keputusan klub dan tetap menjalankan kewajibannya sebagai pemain profesional.
Mourinho menilai pelatih Atletico, Diego Simeone, merupakan sosok yang paling memahami situasi Alvarez sekaligus kondisi internal klub.
“Tidak ada yang kenal dia lebih baik daripada Diego Simeone, tidak ada yang tahu klubnya lebih baik daripada Simeone, dan saya kira saya tidak punya apa pun untuk dikatakan tentang situasi ini,” ujar Mourinho di laman resmi Real Madrid, Jumat (4/9/2026).
Mantan pelatih Chelsea, Inter Milan, dan Manchester United itu kemudian menjelaskan pandangannya mengenai pemain yang tidak puas dengan situasi di klub.
“Apa yang biasanya saya katakan adalah ketika seorang pemain tidak puas, sampai 1 September, Anda harus puas atau tidak bermain sampai 1 Januari,” lanjut Mourinho.
Menurut Mourinho, Alvarez tetap memiliki peran penting bagi Atletico Madrid setidaknya hingga bursa transfer musim dingin kembali dibuka.
“Itulah mengapa firasat saya dari kemarin, dari kemarin, dan setidaknya sampai 31 Desember, dia akan jadi seorang pemain yang penting untuk klub dia,” tegas Mourinho.
Dengan gagalnya kepindahan ke Barcelona, Alvarez kini harus kembali fokus membantu Atletico Madrid menjalani musim. Perkembangan masa depannya kemungkinan kembali menjadi perhatian ketika bursa transfer berikutnya dibuka.
(Damar Pratama/Sumber: Real Madrid)
