Rencana George Lucas untuk Trilogi Sekuel Star Wars Ternyata Jauh Lebih Aneh

Rencana George Lucas untuk Trilogi Sekuel Star Wars Ternyata Jauh Lebih Aneh. (Foto: Michael Kovac/Getty Images for Dodge).

Rencana George Lucas untuk Trilogi Sekuel Star Wars Ternyata Jauh Lebih Aneh. (Foto: Michael Kovac/Getty Images for Dodge).

GEBRAK,ID–George Lucas ternyata pernah memiliki gagasan yang sangat berbeda untuk trilogi sekuel Star Wars sebelum Lucasfilm akhirnya berpindah tangan ke Disney. Rencana tersebut bahkan terdengar jauh lebih aneh dibandingkan berbagai konsep kontroversial yang pernah diperkenalkan dalam trilogi prekuel.

Dalam gagasan Lucas, cerita Star Wars berpotensi membawa penonton ke dunia mikrobiotik dan memperkenalkan makhluk misterius bernama Whills. Makhluk tersebut dikatakan memiliki hubungan yang sangat erat dengan Force, bahkan disebut mendapatkan energi dari Force dan mengendalikan alam semesta.

Informasi mengenai gagasan tersebut muncul dalam buku pendamping serial dokumenter AMC berjudul James Cameron’s Story of Science Fiction. Serial tersebut menampilkan sutradara James Cameron dalam sejumlah wawancara dengan tokoh-tokoh penting di dunia fiksi ilmiah, termasuk Lucas.

Bagi penggemar Star Wars, pengungkapan tersebut menarik karena memberikan sedikit gambaran tentang seperti apa trilogi sekuel yang mungkin dibuat jika Lucas tetap memegang kendali atas franchise tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa George Lucas memiliki sejarah panjang dalam mengutarakan berbagai rencana Star Wars yang kemudian berubah atau bahkan tidak pernah diwujudkan.

George Lucas dan Berbagai Rencana Star Wars

Sejak Star Wars pertama kali dirilis pada 1977, Lucas beberapa kali memberikan gambaran berbeda mengenai seberapa panjang saga tersebut seharusnya berlangsung.

Pada berbagai kesempatan, ia pernah menyebut bahwa Star Wars dapat terdiri dari enam, sembilan, 12, bahkan 15 film.

Lucas juga sempat membicarakan kemungkinan membuat film yang secara khusus berfokus pada Wookiee atau droid.

Sebagian besar gagasan tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Lucas memang memiliki pendekatan kreatif yang sangat fleksibel. Ia kerap mengeksplorasi berbagai ide dan kemungkinan sebelum akhirnya menentukan arah cerita.

Karena itu, rencana mengenai trilogi sekuel yang baru terungkap ini sebaiknya tidak dianggap sebagai naskah final yang sudah siap diproduksi. Lebih tepat jika gagasan tersebut dilihat sebagai salah satu konsep yang pernah dipertimbangkan Lucas untuk melanjutkan kisah Star Wars.

Meski demikian, konsepnya tetap sangat menarik.

Lucas Ingin Membawa Star Wars ke Dunia Mikrobiotik

Dalam wawancaranya untuk James Cameron’s Story of Science Fiction, Lucas mengungkapkan bahwa ia pernah berencana membawa cerita Star Wars menuju dunia mikrobiotik.

Pada tahap tersebut, penonton juga akan diperkenalkan kepada makhluk bernama Whills.

Konsep Whills sebenarnya memiliki sejarah panjang dalam mitologi Star Wars. Namun, Lucas tampaknya ingin memperluas peran mereka secara signifikan.

Menurut gambaran yang disampaikan Lucas, Whills merupakan makhluk yang hidup dengan memanfaatkan Force. Lebih jauh lagi, mereka digambarkan sebagai entitas yang pada dasarnya mengendalikan alam semesta.

Jika gagasan ini benar-benar digunakan dalam film, maka pemahaman penonton mengenai Force akan mengalami perubahan besar.

Selama ini Force dipahami sebagai energi misterius yang menghubungkan seluruh kehidupan. Jedi menggunakannya untuk melakukan berbagai kemampuan luar biasa, sementara Sith memanfaatkannya untuk mencapai kekuasaan.

Dalam konsep Lucas, ternyata mungkin saja terdapat makhluk yang berada di balik sistem tersebut dan memiliki hubungan langsung dengan Force.

Konsep ini akan membawa Star Wars dari konflik antara Jedi dan Sith menuju tingkatan kosmik yang jauh lebih besar.

Whills Sudah Ada Sejak Konsep Awal Star Wars

Nama Whills sebenarnya bukan konsep baru yang muncul setelah trilogi prekuel.

Pada tahap awal pengembangan Star Wars, cerita tersebut pernah digambarkan sebagai sesuatu yang berasal dari Journal of the Whills.

Journal tersebut merupakan semacam kronik atau catatan misterius yang tidak pernah benar-benar diperlihatkan dalam film.

Konsep tersebut bahkan sempat muncul melalui kutipan dalam novelisasi Star Wars.

Meskipun demikian, Whills sendiri tidak pernah tampil secara jelas sebagai kelompok atau makhluk yang memiliki peran langsung dalam saga utama.

Konsep itu akhirnya kembali muncul dalam Rogue One.

Dalam film tersebut, Chirrut ÃŽmwe dan Baze Malbus memperkenalkan diri sebagai Guardians of the Whills.

Keduanya merupakan bagian dari komunitas yang memiliki hubungan spiritual dengan Force dan menjaga tradisi yang berkaitan dengan Whills.

Namun, Rogue One tidak memberikan penjelasan mendalam mengenai identitas sebenarnya dari Whills.

Penonton hanya mendapatkan petunjuk kecil mengenai keberadaan mereka.

Whills juga pernah disebut secara singkat dalam serial animasi Star Wars: The Clone Wars.

Tetapi hingga kini, penggemar belum pernah benar-benar diperlihatkan seperti apa sosok Whills dalam bentuk yang sesuai dengan gagasan awal Lucas.

Apakah Whills Berkaitan dengan Force?

Jika konsep Lucas digunakan dalam trilogi sekuel, Whills mungkin akan memiliki posisi yang sangat berbeda dibandingkan Jedi maupun Sith.

Jedi dan Sith merupakan pengguna Force. Mereka belajar memahami dan memanfaatkan kekuatan tersebut untuk tujuan masing-masing.

Whills, berdasarkan gambaran Lucas, berada pada tingkat yang berbeda.

Mereka bukan sekadar pengguna Force, tetapi justru makhluk yang hidup dari Force dan mungkin memiliki kendali terhadapnya.

Hal ini menimbulkan kemungkinan bahwa Force bukan hanya energi abstrak, melainkan memiliki hubungan dengan bentuk kehidupan tertentu.

Konsep tersebut berpotensi mengubah mitologi Star Wars secara menyeluruh.

Namun, karena Lucas tidak pernah memberikan rincian lengkap mengenai rencana tersebut, masih belum diketahui seperti apa sebenarnya hubungan Whills dengan karakter utama.

Dunia Mikrobiotik Memunculkan Spekulasi tentang Midi-chlorians

Istilah dunia mikrobiotik yang digunakan Lucas segera menarik perhatian para penggemar, terutama karena Star Wars sebelumnya sudah memperkenalkan konsep kehidupan mikroskopis yang berhubungan dengan Force.

Konsep tersebut adalah midi-chlorians.

Midi-chlorians diperkenalkan dalam The Phantom Menace sebagai organisme mikroskopis yang hidup di dalam sel makhluk hidup.

Jumlah midi-chlorians dalam tubuh seseorang digunakan sebagai indikator mengenai potensinya untuk berhubungan dengan Force.

Anakin Skywalker diketahui memiliki jumlah midi-chlorians yang sangat tinggi. Hal tersebut digunakan sebagai salah satu penjelasan mengenai mengapa Anakin memiliki kemampuan Force yang luar biasa.

Konsep midi-chlorians menjadi salah satu bagian paling kontroversial dalam trilogi prekuel.

Banyak penggemar merasa bahwa penjelasan tersebut terlalu konkret untuk sesuatu yang sebelumnya sengaja dibuat misterius.

Sebelum trilogi prekuel, Force lebih banyak digambarkan sebagai kekuatan spiritual atau energi mistis.

Dengan hadirnya midi-chlorians, hubungan seseorang dengan Force seolah-olah dapat diukur secara biologis.

Setelah The Phantom Menace mendapat banyak kritik, konsep tersebut hampir tidak pernah menjadi bagian penting dari cerita Star Wars berikutnya.

Belum Tentu Lucas Ingin Menghidupkan Kembali Midi-chlorians

Meskipun demikian, menganggap bahwa dunia mikrobiotik dalam rencana trilogi sekuel pasti berkaitan dengan midi-chlorians merupakan sebuah asumsi.

Istilah mikrobiotik pada dasarnya hanya merujuk pada sesuatu yang berhubungan dengan organisme atau kehidupan mikroskopis.

Tidak ada bukti pasti bahwa Lucas memang bermaksud mengembangkan kembali midi-chlorians.

Bisa saja konsep tersebut memiliki tujuan yang sama sekali berbeda.

Bahkan, ada kemungkinan bahwa dunia mikrobiotik yang dimaksud Lucas merupakan bagian dari gagasan yang lebih besar mengenai kehidupan dalam skala mikroskopis.

Dengan kata lain, penggemar tidak dapat memastikan apakah trilogi sekuel versi Lucas akan membawa kembali konsep midi-chlorians atau memperkenalkan bentuk kehidupan baru yang sama sekali berbeda.

Jika ingin berspekulasi secara ekstrem, mungkin saja Lucas bahkan membayangkan karakter tertentu menyusut hingga mencapai ukuran mikroorganisme.

Dengan kata lain, Star Wars bisa saja memiliki versi fantasi ruang angkasa dari cerita seperti Honey, I Shrunk the Kids, tetapi dengan Jedi.

Rencana Luke Skywalker Ternyata Memiliki Kemiripan dengan The Last Jedi

Informasi mengenai rencana asli Lucas untuk trilogi sekuel tidak hanya datang dari satu sumber.

Buku The Art of The Last Jedi juga mengungkapkan bahwa Lucas memiliki rencana untuk film pertama dari trilogi sekuel.

Dalam gagasan tersebut, Luke Skywalker akan hidup sebagai seorang pertapa di sebuah planet terpencil.

Kemudian, seorang perempuan muda yang ingin menjadi Jedi datang menemuinya.

Bagi penonton yang sudah melihat trilogi sekuel Disney, konsep tersebut tentu terdengar sangat familiar.

Cerita tersebut pada dasarnya memiliki kemiripan yang sangat kuat dengan The Last Jedi.

Dalam film tersebut, Rey mencari Luke Skywalker dan menemukannya hidup dalam pengasingan di sebuah planet terpencil.

Rey kemudian berusaha meyakinkan Luke untuk kembali dan melatihnya.

Perbedaannya terletak pada posisi cerita.

Dalam versi Lucas, gagasan mengenai Luke sebagai pertapa yang ditemui calon Jedi muda tampaknya dimaksudkan untuk menjadi bagian dari film pertama trilogi sekuel.

Sementara dalam trilogi yang akhirnya dibuat Disney, konsep tersebut baru digunakan dalam film kedua.

Apa yang Terjadi dengan Rey dan Whills?

Salah satu pertanyaan terbesar yang belum terjawab adalah bagaimana Lucas berencana menghubungkan kisah Luke dengan konsep Whills dan dunia mikrobiotik.

Jika calon Jedi muda tersebut memang merupakan versi awal dari karakter yang kemudian menjadi Rey, bagaimana ia akan berhubungan dengan Luke?

Dan bagaimana pertemuan mereka akan membawa cerita menuju dunia mikrobiotik?

Bagaimana pula Whills akan terlibat dalam konflik tersebut?

Tidak ada jawaban pasti.

Informasi yang tersedia tidak cukup untuk menjelaskan keseluruhan alur cerita yang pernah dibayangkan Lucas.

Bahkan mungkin saja gagasan tersebut belum pernah dikembangkan sampai tahap cerita yang benar-benar lengkap.

Yang mengetahui jawabannya kemungkinan besar hanya Lucas sendiri.

Dan mengingat banyaknya perubahan yang terjadi dalam sejarah Star Wars, tidak menutup kemungkinan bahwa bahkan konsep tersebut sudah beberapa kali mengalami perubahan sebelum akhirnya Lucas menjual Lucasfilm.

Mengapa Lucas Menjual Lucasfilm?

Meskipun Lucas pernah mengatakan bahwa ia sebenarnya dapat melanjutkan Star Wars sendiri, pada 2012 ia mengambil keputusan besar dengan menjual Lucasfilm kepada Disney.

Nilai kesepakatannya mencapai sekitar 4,06 miliar dolar AS.

Kesepakatan tersebut mencakup hak dan kendali atas berbagai aset penting Lucasfilm, termasuk Star Wars.

Setelah akuisisi tersebut, Disney kemudian mengembangkan trilogi sekuel baru yang dimulai dengan The Force Awakens, dilanjutkan The Last Jedi, dan ditutup dengan The Rise of Skywalker.

Trilogi tersebut tidak mengikuti sepenuhnya rencana Lucas.

Namun, sejumlah elemen dari gagasan Lucas ternyata memiliki kemiripan dengan film yang akhirnya dibuat.

Konsep Luke sebagai pertapa yang ditemui calon Jedi muda merupakan salah satu contoh paling jelas.

Harga Lucasfilm Kini Terlihat Sangat Murah

Pada saat Disney membeli Lucasfilm, nilai 4,06 miliar dolar AS memang merupakan jumlah yang sangat besar.

Namun, melihat perkembangan Star Wars setelah akuisisi, nilai tersebut kemudian tampak jauh lebih kecil dibandingkan potensi ekonomi franchise tersebut.

Star Wars tetap menjadi salah satu merek hiburan paling berharga di dunia.

Disney tidak hanya menghasilkan pendapatan dari film, tetapi juga dari serial televisi, merchandise, taman hiburan, permainan video, buku, komik, dan berbagai produk berlisensi.

Karena itu, keputusan Lucas menjual Lucasfilm kemudian sering dilihat sebagai salah satu transaksi terbesar dalam sejarah industri hiburan.

Lucas sendiri memilih untuk menyerahkan masa depan Star Wars kepada generasi pembuat film berikutnya.

Trilogi Sekuel Versi Lucas Bisa Sangat Berbeda

Jika semua gagasan Lucas benar-benar diwujudkan, trilogi sekuel Star Wars mungkin akan menjadi sesuatu yang sangat berbeda dari film yang akhirnya kita kenal.

Alih-alih hanya berfokus pada konflik antara generasi baru Jedi dan ancaman baru di galaksi, cerita mungkin akan menjelajahi aspek Force yang jauh lebih fundamental.

Luke Skywalker mungkin tetap menjadi pertapa.

Seorang perempuan muda yang ingin menjadi Jedi mungkin tetap datang untuk menemuinya.

Namun, perjalanan mereka berpotensi membawa penonton menuju dunia mikrobiotik dan memperkenalkan Whills sebagai makhluk yang memiliki hubungan langsung dengan Force.

Jika Whills benar-benar digambarkan sebagai entitas yang mengendalikan alam semesta, maka trilogi tersebut akan memperluas mitologi Star Wars secara drastis.

Jedi dan Sith yang selama ini dianggap sebagai pusat konflik mungkin hanya menjadi bagian kecil dari sebuah sistem kosmik yang jauh lebih besar.

Mengapa Rencana Ini Menarik bagi Penggemar?

Bagi penggemar Star Wars, rencana tersebut menarik bukan hanya karena terdengar aneh, tetapi juga karena memperlihatkan cara George Lucas melihat alam semesta ciptaannya.

Lucas selalu tertarik pada mitologi, spiritualitas, sains fiksi, dan gagasan mengenai kekuatan yang lebih besar daripada manusia.

Konsep Whills sebenarnya sudah tertanam sejak masa awal Star Wars. Jadi, gagasan untuk akhirnya memperlihatkan atau menjelaskan mereka mungkin merupakan upaya Lucas untuk kembali ke salah satu elemen tertua dalam mitologi franchise.

Begitu pula dengan dunia mikrobiotik.

Konsep tersebut dapat dilihat sebagai perluasan dari gagasan bahwa Force tidak hanya berkaitan dengan manusia atau makhluk yang dapat dilihat, tetapi mungkin juga terhubung dengan kehidupan pada tingkat yang jauh lebih kecil.

Jika benar demikian, trilogi sekuel Lucas berpotensi menjadi semacam eksplorasi asal-usul dan struktur Force.

Star Wars yang Tidak Pernah Terwujud

Pada akhirnya, kita tidak akan pernah benar-benar tahu seperti apa trilogi sekuel versi George Lucas.

The Force Awakens, The Last Jedi, dan The Rise of Skywalker dibuat di bawah kepemilikan Disney dan mengambil arah cerita mereka sendiri.

Beberapa gagasan Lucas mungkin tetap memengaruhi proses kreatif secara tidak langsung, tetapi konsep mengenai Whills dan dunia mikrobiotik tidak pernah menjadi bagian utama dari trilogi tersebut.

Informasi yang muncul dari berbagai buku dan wawancara hanya memberikan potongan kecil mengenai apa yang pernah dibayangkan Lucas.

Dan potongan tersebut menunjukkan bahwa masa depan Star Wars bisa saja jauh lebih eksperimental.

Mungkin saja penggemar akan melihat Luke Skywalker dalam perannya sebagai pertapa lebih awal, bertemu seorang calon Jedi muda yang kemudian menjadi pusat cerita, sebelum akhirnya menghadapi misteri Whills dan kehidupan mikrobiotik yang berhubungan dengan Force.

Atau mungkin rencana tersebut akan berubah lagi sebelum kamera benar-benar mulai merekam.

Itulah salah satu hal yang membuat sejarah Star Wars begitu menarik. Banyak konsep yang dianggap sebagai bagian dari masa depan franchise ternyata hanya merupakan persinggahan dalam proses kreatif George Lucas.

Whills, Journal of the Whills, midi-chlorians, dan dunia mikrobiotik semuanya menunjukkan bahwa mitologi Star Wars sebenarnya memiliki banyak lapisan yang belum pernah dieksplorasi sepenuhnya.

Trilogi sekuel yang kita kenal hanyalah satu kemungkinan dari begitu banyak jalan yang pernah tersedia.

Dan jika George Lucas tetap mengendalikan Lucasfilm setelah 2012, ada kemungkinan besar Star Wars yang kita lihat hari ini akan menjadi cerita yang sama sekali berbeda.

(Damar Pratama/ mashable.com 13 Juni 2018).