Anies Baswedan dan Google Kolaborasi melalui Karsa City Lab, Sasar 9 Kota dan Wilayah

Anies Baswedan dan Google Singapura - 2

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berdiskusi dengan perwakilan Google Singapura di kantor Google pada awal pekan ini. (Foto: FB Anies Baswedan/IST)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melalui Karsa City Lab menjalin kerja sama dengan Google untuk mendorong pengembangan kota berbasis data di sembilan kota dan wilayah di Indonesia. Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) disebut telah ditandatangani di kantor Google pada awal pekan ini.

Sembilan kota dan wilayah yang masuk dalam kerja sama tersebut adalah Jakarta, Bandung, Solo, Medan, Malang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali. Informasi tersebut disampaikan Anies melalui unggahan media sosialnya dan kemudian diberitakan sejumlah media pada 17 September 2026.

Anies menyebut kerja sama tersebut berangkat dari gagasan bahwa pengembangan kota perlu ditopang keputusan berbasis data sekaligus mempertimbangkan kepentingan warga. “Kota yang baik itu dimulai dari keputusan yang berbasis data dan berpihak pada warganya. Prinsip ini yang kami pegang di Karsa City Lab bersama Google,” ujar Anies Baswedan melalui akun Facebook pribadinya @aniesbaswedan dikutip Gebrak.id di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Menurut Anies, kolaborasi tersebut diarahkan pada tujuan yang bersifat praktis, antara lain peningkatan aksesibilitas jalan, pengelolaan lingkungan, serta penguatan ekonomi perkotaan. “Tujuannya sederhana dan konkret. Jalan yang lebih mudah dilalui, lingkungan yang lebih terjaga, dan ekonomi kota yang bisa menghidupi warganya.”

Perpaduan Data dan Perspektif Pemerintah Kota
Dalam skema yang disampaikan Anies, Google akan memberikan wawasan teknis serta data geospasial, sementara Karsa City Lab membawa perspektif pemerintah kota dan komunitas. “Google bawa wawasan teknis dan data geospasial, Karsa City Lab bawa suara pemerintah kota dan komunitas. Semuanya dipertemukan di satu meja.”

Karsa City Lab mencantumkan Anies Rasyid Baswedan sebagai Founder & Advisor. (Foto: FB Anies Baswedan/IST)

Secara umum, Google memang memiliki berbagai teknologi dan layanan yang berkaitan dengan pemetaan serta analisis geospasial. Google Maps Platform, misalnya, menyediakan sejumlah perangkat untuk peta, rute, tempat, lingkungan, hingga analitik geospasial.

Google juga menyediakan berbagai data dan citra untuk mendukung analisis perkotaan. Pemanfaatan teknologi geospasial untuk memahami perkembangan perkotaan juga telah menjadi objek penelitian di Indonesia. Penelitian mengenai kawasan metropolitan Surabaya, misalnya, menggunakan Google Earth Engine dan data penginderaan jauh untuk menganalisis perkembangan kawasan terbangun.

Karsa City Lab dan Agenda Pengembangan Kota
Karsa City Lab mencantumkan Anies Rasyid Baswedan sebagai Founder & Advisor. Organisasi tersebut menyatakan fokus pada pembangunan masyarakat dan penataan perkotaan dengan pendekatan kolaboratif, multidisiplin, serta berbasis data. Area yang menjadi perhatian Karsa antara lain mobilitas, kelayakhunian (livability), lingkungan, tata kelola, dan komunikasi strategis.

Sebelum kerja sama dengan Google ini, Karsa City Lab juga telah terlibat dalam agenda pengembangan perkotaan di Jakarta. Pada 2025, Karsa mencatat kerja sama dengan Bappeda DKI Jakarta untuk mendukung strategi Jakarta sebagai kota global, termasuk asistensi kebijakan, forum dialog pemangku kepentingan, dan pengembangan kapasitas.

Karsa juga mengembangkan pendekatan Participatory City Governance, yang menempatkan warga sebagai bagian dari proses identifikasi persoalan perkotaan hingga penyusunan solusi kebijakan. Pendekatan tersebut dikembangkan bersama Bappeda DKI Jakarta.

Dengan konteks tersebut, kerja sama dengan Google mempertemukan dua pendekatan yang disebut dalam pernyataan Anies: pemanfaatan data dan teknologi di satu sisi, serta masukan pemerintah daerah dan komunitas di sisi lainnya. “Kami yakin kota-kota Indonesia layak sejajar dengan kota-kota global lainnya. Melalui Karsa City Lab, kami akan membuktikannya,” katanya. (*)

(Zaky Al Hamzah)